Masyarakat AS Belum Siap Terima Mobil China dan India

Masyarakat AS Belum Siap Terima Mobil China dan India

- detikOto
Jumat, 26 Agu 2011 12:49 WIB
Masyarakat AS Belum Siap Terima Mobil China dan India
AS - Produsen mobil asal India dan China sepertinya harus bekerja keras untuk menaikan pamor kendaraannya di mata masyarakat Amerika Serikat. Sebab study menyebutkan jika masyarakat AS tidak terbuka untuk membeli mobil asal China dan India seperti mobil produksi Tata, Mahindra and BYD.

Temuan survei GfK Barometer of Automotive Awareness and Imagery Study, menyebutkan mobil China dan India saat ini sama seperti mobil merek Korea ketika pertama kali diperkenalkan di tengah khalayak AS.

Dalam waktu dekat perusahaan seperti BYD (China), Chery (China) dan Mahindra (India) menyatakan niat untuk meluncurkan produk di Amerika Serikat. Namun keseriusan mereka sepertinya tidak bakal membantu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena seperti dilansir economictimes, Jumat (26/8/2011) butuh 15 tahun bagi masyarakat AS untuk meningkatkan kepercayaan mereka pada kendaraan Korea. Dan kasus itu saat ini sedang mengganjal perusahaan mobil asal India dan China yang hendak masuk pasar mobil AS.

Dari hasil itu menemukan hanya 38 persen dari responden yang mempertimbangkan akan membeli mobil asal China dan 30 persen kendaraan asal India. Sementara 95 persen hanya tertarik untuk membeli dari AS, 76 persen dari produsen Jerman, 75 persen kendaraan Jepang dan 49 persen asal Korea.

Hasil tersebut berbeda dengan generasi muda asal AS. Generasi muda di AS lebih terbuka dan tertarik membeli mobil asal Tirai Bambu dan India, dengan 52 persen mengatakan mereka akan mempertimbangkan sebuah mobil dari China dan 41 persen terbuka untuk mobil dari India.

Karenanya dari hasil tersebut menandakan butuh keseriusan kedua pabrikan agar menempati hati masyarakat AS. Bukan karena murah saja namun ketahanan, fitur keamanan yang handal serta kehandalan juga menjadi perhitungan para konsumen. Seperti Hyundai yang telah menunjukan kualitasnya di AS.

"Namun kami ingin menambahkan kualitas, kinerja, keamanan dan kehandalan dari model yang membuat kami berbeda. Dan Hyundai awalnya tertinggal namun waktu pun berubah karena selama 15 tahun perusahaan menunjukan kekompetitifiannya ke masyarakat," kata perusahaan otomotif GfK.


(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads