Volvo: DP Kredit Naik? Enggak Ngaruh

Volvo: DP Kredit Naik? Enggak Ngaruh

- detikOto
Selasa, 23 Agu 2011 10:53 WIB
Volvo: DP Kredit Naik? Enggak Ngaruh
Jakarta - Wacana kenaikan uang muka alias down payment (DP) kredit mengemuka setelah Bank Indonesia memperingatkan adanya bubble dalam ekonomi khususnya industri otomotif. Tapi bagi Volvo, hal itu tidaklah akan menjadi masalah yang berarti.

Chief Executive Officer (CEO) PT Indobuana Autoraya, Paulus B. Suranto yang merupakan agen pemegang merek (APM) Volvo di Indonesia mengungkapkan wacana tersebut tidak akan terlalu berpengaruh di segmen mobil premium seperti Volvo tapi akan berpengaruh pada pasar mobil low-end dan komersial. Sehingga mereka tidak akan menakuti wacana tersebut.

"Untuk segmen ini tidak akan terlalu berpengaruh," cetusnya di Jakarta.

Lebih lanjut Paulus menjelaskan kalau saat ini 60 persen pembeli mobil Volvo membeli mobil melalui jalur kredit, sementara hanya 40 persennya yang membeli secara tunai.

"Tapi kalau di segmen ini, beda. Para pembeli mobil yang membeli secara kredit bukannya tidak punya uang lalu kredit, tapi lebih karena mereka ingin mengatur cash flow (aliran dana) mereka. Kalau disuruh membeli cash pun sebenarnya mampu," jelasnya.

"Sehingga kalau pun standar uang mukanya dinaikkan, tidak akan terlalu masalah, karena sebenarnya memang mereka punya uang," tambahnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, setiap konsumen yang ingin membeli mobil Volvo secara kredit biasanya dipatok untuk membayar uang muka sebesar 20 persen.

Malahan dengan rencana untuk kembali serius membangun kembali pasar Indonesia, Volvo merasa optimis menatap masa depannya di nusantara. Sebab tidak lama lagi mereka akan memasukkan sebuah mobil Volvo XC60 pada bulan September dan V60, S60 serta S80 tahun depan.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads