Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/8/2011), saat ini, standar konsumsi BBM di Jepang rata-rata mencapai 16,3 km per liter. Nantinya seluruh mobil yang berada di jalanan minimal memiliki konsumsi BBM 20,3 km per liter.
Standar ini sebenarnya lebih 'halus' dibandingkan yang diinginkan pemerintah AS yakni 25 km per liter pada 2025.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil listrik dan mobil plug-in hybrid akan dikecualikan dari aturan ini, karena mobil-mobil ini menggunakan sumber daya eksternal di luar BBM. Namun mobil yang murni hybrid seperti Prius, harus mengikuti aturan baru.
Standar konsumsi BBM bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah rumah kaca ke level baru dan mendesak pabrikan mobil untuk mengembangkan desain yang baru dan lebih baik.
Selama ini, pabrikan Jepang memang sudah terkenal dengan keiritan BBMnya. Di pasar global, berkat fitur yang irit BBM, mobil Jepang relatif bisa bersaing dengan baik dibanding produsen lainnya.
(ddn/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas