Ini merupakan tradisi tahunan Chevrolet dalam melakukan pelayanan bagi para pemilik mobil Chevrolet yang melakukan mudik dan balik Lebaran serta libur panjang akhir tahun.
Dalam siaran pers, Rabu (10/8/2011) Chevrolet telah menyiapkan dua Rest Point/ Tenda Siaga 24 Jam mulai 26 Agustus β 4 September 2011 di Jawa Barat yakni Puncak dan Cikampek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Bengkel Siaga 24 jam akan mulai beroperasi pada tanggal 29 Agustus β 04 September 2011 di sebanyak 23 bengkel yang tersebar di 19 kota besar di Indonesia: Pekanbaru, Medan, Lampung, Palembang, Jakarta (5 Lokasi), Bandung, Cirebon, Bogor, Bekasi, Tangerang (Serpong), Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali (Denpasar), Kalimantan Timur (Samarinda), Kalimantan Selatan (Banjarmasin) dan Sulawesi (Makasar).
"Tenda Siaga dan Bengkel Siaga 24 Jam Chevrolet yang beroperasi selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2011 adalah bagian penting dari program purnajual yang kini terus dikembangkan oleh GM Indonesia. Teknisi Chevrolet dengan kemampuan handal dan berpengalaman yang dilengkapi Chevrolet Mobil Care siap memberikan pelayanan yang terbaik selama 24 jam penuh kepada pemilik mobil Chevrolet. Terlebih letaknya yang strategis di seluruh jalur arus mudik dan arus balik Lebaran 2011,"ujar Service Manager GM Indonesia, Rico Lianggi.
Semantara itu, GM Indonesia telah mengembangkan program Chevrolet Siaga dengan menyebar pada 8 area berlokasi di hotel pada jalur mudik dan jalur balik yang kita beri nama Emergency Road Side Assitance (ERSA) atau Bantuan Darurat Tepi Jalan yang akan mulai beroperasi dari tanggal 26 Agustus β 4 September 2011, selain 2 bentuk pelayanan siaga (Tenda Siaga dan Bengkel Siaga) 24 Jam yang sudah kami laksanakan sejak tahun 1996.
"Di dalam program Chevrolet Siaga 2011 kami memberikan pelayanan 24 jam selama periode Siaga, check gratis 10 item, konsultasi gratis dan diskon jasa sebesar 15%," tambah Rico.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih