Vigas Makin Marak, Saatnya Beralih Pakai BBG?

Vigas Makin Marak, Saatnya Beralih Pakai BBG?

- detikOto
Kamis, 23 Jun 2011 14:12 WIB
Vigas Makin Marak, Saatnya Beralih Pakai BBG?
Jakarta - Wakil Presiden Boediono pernah berkata akan menggalakkan penggunaan bahan bakar gas bagi kendaraan. Hal itu sepertinya sedikit demi sedikit mulai menunjukkan perkembangan seiring makin bertambahnya SPBU yang menyediakan Vigas.

Vigas adalah Liquified Gas for Vehicle (LGV) berbentuk cair yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari bahan bakar Comprressed Natural Gas (CNG).

Dari pemantauan detikOto, bahan bakar ini kini perlahan mulai diperbanyak persentasenya oleh Pertamina di wilayah Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk Vigas, kita baru sekitar 2 minggu. Sebenarnya kita sudah ingin sejak awal, tapi proses menjual Vigas memang tidak mudah. Seluruh perlengkapan mulai dari pipa, tangki pendam sampai pompanya benar-benar harus safety," ungkap Kepala SPBU Pertamina yang berada di wilayah Kemang, Haidir Muhtar kepada detikOto.

Selain itu, tahap-tahap yanag ketat juga sudah mereka lalui hingga akhirnya bisa mendapat izin menjual Vigas.

Vigas menurut Haidir sebenarnya memiliki potensi yang sangat bagus. Pembakaran mesin yang menggunakan Vigas menurut Haidir juga akan jauh lebih sempurna dari pembakaran yang bisa dilakukan oleh mesin yang masih mengkonsumsi BBM.

Selanjutnya, kualitas yang dimiliki Vigas pun setara dengan Pertamax, harga jual Vigas juga cenderung menggiurkan yakni hanya Rp 3.600. Jauh lebih murah dari Pertamax atau bahkan BBM bersubsidi macam Premium.

Dengan harga semurah itu, para pengguna pun menurut Haidir akan mampu menghemat banyak sekali dana yang terbakar karena mahalnya harga BBM.

"Sekarang sudah mulai menyebar. Setahu saya beberapa SPBU lain di Jakarta juga akan menjual Vigas," tandasnya.

Untuk mengubah mobil bermesin bensin agar bisa melahap bahan bakar gas seperti Vigas, mobil harus dilengkapi dengan konverter.


(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads