Luxeed bakal masuk ke Indonesia. Nah, salah satu model pertama yang akan dipasarkan di dalam negeri adalah Luxeed Llounge. Lantas, apa saja kelebihan mobil yang konon akan menantang Toyota Alphard tersebut?
Di China, Llounge lebih dikenal sebagai V9. Selain melihat langsung, kami juga sempat menjajal mobil premium tersebut dari Wuhu ke Guangde, China. Kabarnya, unit yang bakal dijual di Indonesia akan mengalami sejumlah penyempurnaan dan ubahan-ubahan minor.
Namun, mari kita bahas Luxeed Llounge yang telah kami lihat dan coba di China. Kendaraan tersebut dibangun di atas platform modular terbaru Chery dengan dimensi panjang 5.359 mm, lebar 2.009 mm, dan tinggi 1.879 mm, serta jarak sumbu rodanya 3.250 mm. Llounge mengusung teknologi REEV (Range Extended Electric Vehicle).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik bonetnya, tersemat mesin 1.5 T dan dua motor listrik yang dipasangkan dengan baterai LFP 37.017 kWh dan 53,352 kWh dari CATL. Tenaga gabungannya mencapai 154 daya kuda. Bila menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, mobil memiliki jarak tempuh 158 km, 223 km, dan 210 km. Kalau digabung dengan mesin bensin, jarak tempuhnya bisa tembus 1.200 km.
Luxeed Llounge akan masuk Indonesia dan menantang Toyota Alphard Foto: Septian Farhan Nurhuda/detikOto |
Dari sisi teknologi, Luxeed Llounge akan mengusung sistem kelistrikan 800 volt untuk mendukung pengisian daya cepat, serta Advanced Driving System dari Huawei yang mengandalkan sensor LIDAR. Sementara itu, konfigurasi joknya 2+2+3. Terdapat juga dua kursi zero-gravity yang dilengkapi sandaran kaki dan dapat berputar 180 derajat, lemari es, serta airbag berbentuk helm.
Menariknya lagi, Luxeed Llounge punya enam layar yang tersebar di area kabin. Posisinya ada tiga di dasbor, satu di posisi sentral dekat kemudi, satu dirancang menggantung dan berukuran besar, serta satu lagi yang bisa difungsikan sebagai remot.
Luxeed Llounge akan masuk Indonesia dan menantang Toyota Alphard Foto: Septian Farhan Nurhuda/detikOto |
Diberitakan sebelumnya, sinyal kehadiran Llounge di Indonesia tersiar dalam berita resmi desain industri di laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Dijelaskan dalam laman tersebut, desain yang terdaftar memang diperuntukkan bagi kendaraan roda empat.
"Fascia depan kendaraan menampilkan permukaan atas yang mulus dan terintegrasi, dengan garis lampu memanjang yang menghubungkan kluster lampu utama di kedua sisi sehingga menciptakan efek visual selebar kendaraan. Bagian bawah bumper depan dilengkapi dengan bukaan udara yang lebar dengan pola kisi berupa lubang persegi panjang," demikian keterangan pada laman tersebut.
Adapun pemegang desain itu tertulis Anhui Luxeed New Technology Co.Ltd dan Chery Automobile CO.,Ltd. Dari desainnya, memang amat menyerupai Llounge atau V9 yang sudah lebih dulu dijual di China.
(sfn/rgr)












































