'Gerah' dengan Mobil China, VW Mau BIkin Mobil Listrik Murah

'Gerah' dengan Mobil China, VW Mau BIkin Mobil Listrik Murah

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 30 Mei 2024 12:18 WIB
Logo VW
Volkswagen. (Foto: Ari Saputra/detikoto)
Jakarta -

Volkswagen akan membuat mobil listrik murah. Langkah itu dilakukan untuk menjegal mobil listrik China.

Merek China bikin gerah pabrikan Eropa dengan mobil listriknya. Tidak heran kalau beberapa pabrikan Eropa mulai membidik mobil listrik murah untuk menjegal para pabrikan China. Volkswagen (VW) salah satunya. VW dikabarkan akan membuat mobil listrik dengan harga ramah kantong untuk bisa bersaing dengan pabrikan China.

Diberitakan Reuters, kabarnya VW akan membuat mobil listrik dengan banderol 20.000 euro atau kalau dirupiahkan setara dengan Rp 350 jutaan. Mobil itu bakal diluncurkan secara global pada tahun 2027.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini merupakan mobil listrik entry-level dari Eropa untuk Eropa," ungkap Chief Executive VW Oliver Blume.

"Dengan demikian, kami menggabungkan komitmen yang jelas terhadap Eropa sebagai lokasi industri, kebijakan industri Eropa, dan pada akhirnya memberi aksi nyata untuk konsumen di Eropa," lanjut Oliver.

ADVERTISEMENT

CEO Volkswagen Passenger Car Thomas Schaefer mengatakan meski harganya terjangkau, model entry level VW itu tetap menetapkan standar tinggi dari sisi teknologi, desain, hingga kualitas.

"Satu hal yang jelas: elektromobilitas dari Eropa untuk Eropa hanya bisa sukses dengan dukungan politik dan kondisi kerja yang kompetitif," kata Schaefer.

Proyek mobil listrik harga terjangkau VW itu kabarnya diberi nama ID.1. ID.1 akan berhadapan langsung dengan pabrikan China. Di Eropa, pabrikan China itu menawarkan harga lebih murah 30 persen dan perlahan tapi pasti merebut pangsa pasar. Keberadaan mobil listrik China itu juga menyerang para produsen besar di negaranya sendiri.

VW mengatakan bahwa pihaknya bakal mengandalkan tingkat lokalisasi yang tinggi di Eropa untuk menggarap proyek mobil listrik ID.1. Dengan begitu diharapkan bisa memangkas biaya distribusi komponen dan berperan dalam mengurangi emisi.

Sebelumnya VW pernah mengatakan bahwa industri Eropa masih memiliki waktu dua hingga tiga tahun untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman persaingan sekaligus memperingatkan bahwa kelangsungan di sektor otomotif juga terancam. VW pun sudah mempersiapkan diri dengan melakukan penghematan senilai 10 miliar euro dan juga memangkas biaya lainnya.




(dry/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads