Senin, 29 Okt 2018 18:16 WIB

Upaya Komunitas Moge Latih Bikers agar Tidak Ugal-Ugalan

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: dok. istimewa Foto: dok. istimewa
Jakarta - Stigma negatif yang melekat pada pengendara motor berkubikasi besar atau moge tidak dibantah oleh Ketua Umum Motor Besar Indonesia (MBI), Satrio Nur Rachmanto atau akrab disapa Rio Castello. Namun adanya MBI ingin membuktikan bahwa tidak selamanya pemoge itu selalu arogansi dan ugal-ugalan.

"Sebagai anak motor besar sudah sering dicap dengan arogan atau ugal-ugalan, lewat MBI ini kita membuktikan kepada khalayak ramai, tidak semua anak motor besar itu ugal-ugalan," ungkap Rio Castello.



Ia mengatakan bahwa dengan pelatihan seperti safety riding akan memberikan bekal kepada setiap bikers untuk selalu patuh hukum lalu lintas serta berkendara dengan baik di jalan tanpa merugikan orang lain.

"Kita buktikan setiap kita melaksanakan touring selalu mematuhi rambu-rambu lalu-lintas, bahkan sebelum melaksanakan touring kita mewajibkan seluruh anggota mengikuti safety riding, jadi di dalam agenda tersebut kita dilatih bagaimana mengendarai motor dengan baik dan benar," ungkap Rio Castello.



Saat ini anggota Motor Besar Indonesia sudah mencapai 1250 orang dengan latar belakang profesi, mulai dari polisi, pengusaha, hingga politisi. Rio Castelo memastikan semua sama di mata hukum.

"Kita semua berlaku sama di mata hukum, jika ada anggota yang salah kita akui salah, tidak ada tebang pilih alhamdulillah untuk anggota MBI belum pernah, makanya insya allah jangan," ungkap pria ramah ini. (riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed