Movers, sebutan pemilik Vespa modern, memulai fase awal Jambore dengan berkumpul di Benteng Fort Rotterdam pada Jumat sore kemarin (22/9/2017) kemarin.
Menurut Ketua Move Indonesia Muhammad Faisal Awaluddin menyebutkan, peserta Jambore Modern Vespa datang dari berbagai kota di Indonesia, seperti Bandung, Jakarta, Madiun, Denpasar dan Palu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Benteng Rotterdam para Movers dihibur pertunjukan musik dan jadi ajang berkumpul sambil mengenali peninggalan sejarah di benteng peninggalan VOC Belanda. Benteng Rotterdam diketahui pernah menjadi tempat penahanan Pangeran Diponegoro di masa penjajahan Belanda.
Setelah menginap semalam di hotel Ibis di jalan Maipa, esok paginya para Movers melanjutkan touring ke Puncak Malino di Kab. Gowa, yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Makassar. Para movers sebelumnya dilepas Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto di depan rumah dinasnya, di kawasan Pantai Losari.
Menurut Wali Kota Danny, ia punya kenangan tersendiri dengan Vespa Sprint saat masih berpacaran dengan istrinya, Indira Yusuf.
"Ke mana-mana waktu masih pacaran dahulu naik Vespa, jadi Vespa punya arti penting dalam sejarah hidup saya. Kegiatan ini sangat penting untuk menjalin silaturahmi sesama penggemar Vespa antar kota di Indonesia," pungkas Wali Kota berlatar belakang Arsitek.
Setelah sampai di puncak Malino, para Movers sore ini langsung kembali ke Makassar untuk menuju Pulau Kahyangan di kepulauan Spermonde, Makassar. Para Movers harus memarkir Vespa-nya di areal Benteng Rotterdam yang berhadapan langsung dermaga ke pulau Kahyangan. (mna/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk