Sekitar 100 motor dari YVCI AD chapter Solo dan Paguyuban Yamaha Solo bergerak rolling city dari Pendopo Sriwedari menuju lokasi baksos.
Malam harinya, YVCI AD chapter Solo bergabung dengan Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Jawa Tengah dan Paguyuban Yamaha Solo kopdar gabungan di Pendopo Sriwedari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang unik dari YVCI Solo ini yang mencerminkan karakter Solo adalah logo YVCI Solo bentuknya diambil dari bentuk ujung kapal Rojomolo. Kapal Rojomolo ada sejarahnya di jaman Raja Paku Buwono IV. Itu cerita legenda Kota Surakarta yang jadi ciri khas di logo YVCI Solo," beber Denny Pratomo, Ketua YVCI AD Solo.
Kentalnya budaya Solo juga merekaΒ angkat saat berkumpul di Keraton Surakarta sambil menikmati ketenangan kota itu di Sabtu pagi ini.
"Ini salah satu cara kami ikut memperkenalkan budaya Solo. Kebersaman kami pun makin erat. Selain itu kami juga terjun ke masyarakat baksos seperti di Yayasan Ponpes Yatim Hajjah Patisah kali ini kami memberikan uang tunai. Semoga dapat bermanfaat bagi mereka," papar Denny. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...