Jumat malam 27 November 2015, giliran Surakarta Max Owner (SUMO) dideklarasikan keberadaannya di Cafe Tiga Tjeret, Jl Ronggo Warsito No 97 Surakarta.
Ikut menghadiri deklarasi ini wakil-wakil dari Indonesia Max Owner (IMO), Jakarta Max Owner (JMO), Surabaya Max Owner, Kudus Max Owner, Jepara Max Owner, Bandung Max Community.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum SUMO terpilih Christophorus Conny W. Jumlah anggota SUMO 103 orang rata-rata profesinya pengusaha, yang berkumpul dari beberapa wilayah di Karesidenan Surakarta seperti Wonogiri, Klaten, Sragen.
"Anak-anak pecinta NMAX di sini ingin ada wadah, jadi kami resmi mendirikan SUMO. Sudah dibentuk sejak Juli 2015. Dari kumpul-kumpul itu anggotanya makin banyak dan banyak kegiatan yang sudah kami lakukan seperti turing dan baksos," ujar Hendra Setiawan, Sekjen SUMO.
Anggota-anggota SUMO memang suka turing jadi kemana-mana sudah paham. Bromo, Bali, Ngubaran Gunung Kidul beberapa tempat yang sudah dituju turing SUMO.
Saat Jambore Nasional YRFI ke-3 di Pangandaran awal November lalu, 15 orang anggota SUMO riding dari Surakarta ke Pangandaran.
Β "NMAX untuk turing enak, nyaman dikendarai, sesuai postur tubuh Indonesia. Bagasi gede, saat cornering enak. Power besar, bensin irit," ucap Hendra mengenai kelebihan NMAX.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!