Tepat pada Sabtu 8 Februari 2014 besok di Hotel Patrajasa Cirebon, Brotherhood West Java Chapter-Checkpoint Wilayah III Cirebon menggagas satu program Cirebon Kondusif.
Sebagai salah satu inisiatif dari BBMC Indonesia untuk mempererat silaturahmi antarklub antar komunitas otomotif di Cirebon dan Wilayah III yakni Ciayumajakuning yang terdiri dari Kuningan, Majalengka dan Indramayu, dengan bertujuan untuk meminimalisir konflik serta menolak segala kriminalisasi dijalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elβ Presidente BBMC Indonesia, Budi Dalton mengatakan, inti dari kegiatan Cirebon Kondusif adalah untuk menjaga ketertiban masyarakat, menjaga lingkungan dan menumbuhkan rasa aman dalam berkendara sehari-hari.
"Kita tahu Cirebon adalah kota yang penuh dengan sejarah dan peradaban budaya yang harus kita jaga, termasuk dalam kehidupan sosialnya demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat Cirebon, para wisatawan termasuk para investor yang akan berkunjung ke sini. Ini hanya secuil kepedulian BBMC Indonesia demi menciptakan Indonesia Kondusif,β tegasnya.
BBMC Indonesia mengundang sekitar 50 klub atau komunitas di wilayah III Cirebon, untuk mengajak semuanya berpartisipasi melalui petisi damai, dalam menciptakan keguyuban di antara mereka dan berkomitmen memberikan rasa aman buat masyarakat dari berbagai tindak kriminal di jalan.
"Kita telah mengadakan di Bandung dan Jakarta, utamanya untuk mengeratkan tali persaudaraan kita. Ini sesuai dengan platform BBMC Indonesia yakni βBenteng Pertahanan Terakhir Negara Kita adalah Persaudaraan!,β pungkas Budi Dalton.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas