Adalah Main Dealer Sepeda Motor Honda wilayah DKI Jakarta dan Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) yang secara berani menggelar 'Wahana Safety Riding Club and Community Competition 2012'. Pada pagelaran ini, Wahana mencari bibit terbaik safety riding di kalangan komunitas sepeda motor Honda wilayah Jakarta Tangerang.
Tidak hanya untuk tingkat regional, pemenang kompetisi ini dipastikan akan ikut berlaga dalam kompetisi nasional βThe 6th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2012β untuk kelas komunitas di Stadion Speedway GWK, Bali pada 29 September hingga 2 Oktober.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βPada kompetisi ini, materi yang diuji seputar teknik braking, Narrow Plank, Slalom Phylon, dan Slalom Course,β papar Community Development WMS, Agus Sigit W.
Tidak sembarang anggota klub atau komunitas dapat langsung mengikuti kompetisi ini, ditambahkan Sigit setiap peserta wajib mengikuti pelatihan safety riding minimal satu kali yang pernah dilakukan oleh WMS.
Kompetisi berjalan ketat, semua peserta menunjukan kemampuan berkendara yang sama baiknya. Tim juri yang berasal dari Safety Riding Promotion WMS memutuskan 4 orang pemenang.
Juara 1 dipegang oleh Ziki Zulkarnain (Honda Scoopy Club Jakarta) dengan nilai 1.907, juara kedua Badar (Honda Beat Club Tangerang) dengan nilai 1.818, ketiga Hadi Subroto (Honda Supra X 125 Community Jakarta) dengan nilai 1.809, dan posisi keempat Eko Setiawan (Blade Riders Club Tangerang) dengan total 1.750.
Tidak hanya klub, seluruh Main Dealer Honda di Indonesia juga akan mengirimkan perwakilan instruktur safety riding yang akan membela perwakilan masing-masing daerah.
βKompetisi tahunan ini akan membuktikan jawara safety riding di Indonesia,β tutup Corporate Communication Dept. Head WMS, Wiyarto Mulyono.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar