Menanggapi hal tersebut, puluhan orang yang tergabung dari beberapa klub motor di Semarang mengadakan bakti sosial dengan berkeliling kota dan membagikan nasi bungkus kepada fakir miskin yang berada di jalan DI Panjaitan Semarang.
"Kami ingin penilaian dari masyarakat tidak negatif kepada kami karena klub motor berbeda dengan geng motor. Kalau geng motor itu anarkis," kata Candra Arbian, Humas Klub Motor se-Kota Semarang, di Jalan DI Panjaitan, Selasa (17/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senang sekali dan ini sangat membantu kami yang sangat membutuhkan," aku Magdalena.
Profesinya sebagai tukang parkir membuat Magdalena mengenal sebuah klub motor yang dulu sering kumpul di Jalan DI Panjaitan. Dia juga mengatakan jika dirinya tidak pernah menemui klub motor yang bersikap anarki.
"Dulu itu ada klub motor yang sering kumpul di sini. Tapi ya enggak jahat-jahat," katanya.
(ddn/ddn)










































