Melupakan Jarak Demi Persaudaraan Bikers Honda

Melupakan Jarak Demi Persaudaraan Bikers Honda

- detikOto
Jumat, 04 Nov 2011 18:02 WIB
Melupakan Jarak Demi Persaudaraan Bikers Honda
Lombok - Dari Manado, Sulawesi Utara menuju Lombok, Nusa Tenggara Timur bukan jarak yang pendek. Setidaknya jalan sepanjang 2.000 km membentang, itu belum termasuk waktu yang dibutuhkan saat perjalanan di kapal laut.

Namun bagi salah satu peserta jambore nasional Honda Vario, Anggi (27), trip tersebut merupakan hal yang menarik untuk diselesaikan. Dia mengiris Sulawesi dari titik terjauh di ujung utara hingga ujung selatan di Makassar dengan Honda Vario kesayangannya.

"Manado-Makassar itu sekitar 1.500 km. Saya suka berkendara, sangat menarik menikmati pemandangan sepanjang jalan. Untuk ikut jambore saya sampai sini," kata Anggi di sela-sela jambore Honda Vario di Mataram, Nusa Tenggara Barat, (NTB), akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari Makassar saya menumpang kapal feri ke Surabaya. Istirahat dulu dikota kelahiran saya, lalu melanjutkan ke Banyuwanyi. Melintasi selat Bali. Dari Bali naik kapal lagi sampai Lombok. Saya jalan santai saja," imbuh Anggi.

Serupa dengan Anggi, pecinta Vario asal Ponorogo, Hendi Wahyu Pratama menuturkan hal yang sama. Dia menyatakan memerlukan waktu 2 hari 2 malam sejak meninggalkan kotanya untuk sampai ke Mataram. Hendi melakukan perjalanan panjang tersebut untuk sebuah persaudaraan bersama 8 bikers lain asal Bandung yang 'transit' di Ponorogo.

β€œSangat senang bisa bertemu sesama penggemar Vario di sini. Rasa capek hilang,β€œ seloroh Hendy.

Lantas, bagaimana mereka mengusir rasa bosan di jalan atau lelah dan ngantuk?

β€œSaya tidak menggunakan minuman energi. Kalau saya lelah, berhenti. Tetapi perjalanannya menyenangkan, tidak bikin ngantuk,β€œ ucap Hendy.

"Saya sangat menikmati di jalan. Tidak perlu earphone atau mp3. Suara angin saat berkendara seperti gimana, gitu. Enak saja meluncur di jalanan. Saya hanya istirahat saat di kapal ke Bali dan dari Bali ke Lombok," timpal bikers asal Solo, Anton Dudul Delonge yang enggan menggunakan earphone untuk mengusir suntuk.

Di Lombok itulah, 500 bikers se-Indonesia dari berbagai profesi dan kalangan bertemu untuk berjambore. Juga membangun komunitas persaudaraan maksimal para penggemar Honda.

"Kami yakin ini menjadi momen yang sangat berarti menciptakan persaudaraan dan kebersamaan bagi para pecinta Vario ataupun klub serta pemilik motor merek lain yang juga kami persilahkan hadir disini," kata General Manager Honda Customer Care Center (HC3) PT AHM, Istiyani Susriyati pada kesempatan serupa.

(Ari/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads