Kamis, 19 Sep 2019 11:53 WIB

Komunitas Vios Kurangi Sampah Plastik

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: dok. Toyota Vios Club Indonesia Foto: dok. Toyota Vios Club Indonesia
Jakarta - Sampah plastik memang menjadi momok bagi lingkungan hidup lho detikers. Sadar akan hal tersebut, komunitas pengguna mobil Vios yang tergabung dalam Toyota Vios Club Indonesia menggelar kampanye pengurangan sampah plastik, terutama di destinasi wisata.



"Sejak tahun 2018, Toyota Vios Club Indonesia berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah mengurangi sampah plastik, kami menginisiasi kampanye Go Green yang spesifik mengajak masyarakat mengelola sampah plastik," ujar Ketua Umum Toyota Vios Club Indonesia, Berry Saifudin di Jakarta.

TVCI Kampanyekan Pengurangan Sampah PlastikTVCI Kampanyekan Pengurangan Sampah Plastik Foto: dok. Toyota Vios Club Indonesia



Berry menyebutkan langkah nyata TVCI mengampanyekan hal tersebut adalah membersihkan tempat wisata di Pantai Anyer, Serang, Banten di tahun 2018. "Kami juga memberikan tempat sampah di kawasan wisata ini. Kegiatan ini bertepatan dengan acara Jambore Nasional TVCI 2018," sebut Berry.

Di tahun 2019 ini, TVCI melanjutkan kegiatan sejenis di kawasan wisata di BSD Tangerang, Banten.



"Kami menanam pohon dan menyumbang tempat sampah di kawasan wisata di BSD Tangerang. Kegiatan ini melanjutkan program di tahun lalu," imbuh Berry.

Untuk memperluas kampanye pengurangan polusi plastik dan meningkatkan gaya hidup ramah lingkungan itu, TVCI menyisipkan kegiatan Go Green di 30 chapter TVCI yang jumlah total anggotanya per Agustus 2019 sebanyak 3.581 member di seluruh Indonesia.

TVCI Kampanyekan pengurangan sampah plastikTVCI Kampanyekan pengurangan sampah plastik Foto: dok. Toyota Vios Club Indonesia


"Rencana di tahun 2020, TVCI masih akan melakukan kampanye tersebut di Indonesia bagian Timur antara lain Jawa Timur atau Bali. Kami memilih Jawa Timur dan Bali karena daerah itu banyak destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan domestik dan mancengara," tutur Berry.



Langkah TVCI untuk terus mengkampanyekan Go Green, juga didasari oleh badan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan tingkat ketidakpedulian masyarakat terhadap sampah cukup tinggi lantaran separuh rumah tangga di Indonesia menggunakan cara yang tidak ramah lingkungan ketika melakukan melakukan pengelolaan terhadap sampah.

Contohnya, perilaku masyarakat yang membakar sampah (53%) menimbulkan polusi udara ataupun membuang sampah ke sungai/selokan (5%) dan sembarangan tempat (2,7%). Selain itu, masyarakat masih sedikit membawa tas belanja sendiri sehingga upaya untuk mengurangi sampah plastik agak terbatas. BPS mencatat sebanyak 81,4% rumah tangga di Indonesia itu jarang membawa tas belanja sendiri ketika berbelanja.

Simak Video "Fenomena Crosshijaber Bikin Resah, Pengurus Masjid Waspada"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com