Senin, 24 Jun 2019 07:51 WIB

Antar Komunitas Mobil Jangan Saling Hina di Media Sosial

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi komunitas mobil. Foto: Rangga Rahadiansyah Ilustrasi komunitas mobil. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Dalam dunia mobil juga muncul fanatisme merek yang tak jarang membuat pihak pendukungnya bertengkar. Bahkan tak jarang di antara mereka telah dibutakan tanpa mempercayai fakta.

Terlebih lagi jika pihak yang berdebat ini sudah membentuk komunitas dari model mobil tertentu. Bahkan tak jarang ada yang sengaja membuat konten negatif untuk menyulut pertikaian.


"Sebaiknya memang jangan panas, yang pasti memang yang nama dunia informasi sekarang dikatakan sudah banjir. Banyak sekali jadi akibat perkembangan teknologi digital. Kita perlu memilah informasi," ujar PR Manager Head Toyota Astra Motor (TAM), Rouli Sijabat dalam Coaching Clinic Rush Creator Gathering di Cafe Jetski, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (23/6/2019).

Tonton video Ngevlog Otomotif Ala Motomobi Bareng Toyota Rush:

[Gambas:Video 20detik]

Rouli mengakui setiap orang memiliki hak untuk membuat konten dan mengulas suatu produk mobil. Menurutnya setiap diri perlu berpikir dingin supaya tidak mudah tersulut emosi dan menjadi beban pikiran

"Hak setiap orang membuat konten atau mereview. Ini beda dengan media yang punya dewan pers untuk mengayomi. Dunia digital ini PR sama-sama bagaimana mengatasi persoalan konten negatif," lanjut Rouli.


Motomobi yang juga hadir dalam kesempatan tersebut sebagai pemateri menambahkan 'haters' perlu dilihat sisi positifnya. Orang yang membenci itu bisa menjadi indikasi kesuksesan objek yang ia benci.

"Haters adalah bukti kesuksesan, berarti diperhatikan. Mereka memang mengganggu karenakepikiran, tak usah capek menanggapi," tukasMotomobi.
(rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com