Sabtu, 10 Mar 2018 15:04 WIB

Tak Mungkin Pakai Lamborghini di Jakarta Alasan Komunitas Gelar Turing

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Tak Mungkin Pakai Lamborghini di Jakarta Alasan Komunitas Gelar Turing Foto: dok. Lamborghini Tak Mungkin Pakai Lamborghini di Jakarta Alasan Komunitas Gelar Turing Foto: dok. Lamborghini
Cirebon - Para pecinta Lamborghini yang tergabung dalam Lamborghini Club Indonesia (LCI) menggelar turing. Salah satu alasan LCI gelar turing, karena mobil supercar seperti Lamborghini sudah tidak memungkinkan digunakan di Jakarta.



Alasannya sudah jelas, kondisi jalan di Ibu Kota yang macet dan masih dalam proses perbaikan jalan. Jadi hampir tidak mungkin ngegas supercar asal Italia itu di Jakarta.

"Karena di Jakarta sudah tidak memungkinkan pakai mobil ini dalam jam yang wajar, jadi harus benar-benar pagi atau waktu yang tepat," ujar Sekjen LCI, Frank Hutapea, kepada wartawan, di Cirebon, Jawa Barat.



Lalu alasan yang kedua lanjut Frank menjelaskan, bahwa turing ini memang agenda tahunan para pecinta supercar berlambang banteng ngamuk itu.

"Memang setiap tahun kita harus ada touring, Makannya kita bikin turing dan jujur ini scheadule turing sudah telat beberapa bulan, dan baru bisa jalan sekarang," katanya.



Turing bertajuk Lamborghini Giro Indonesua Renaissance Del Toro Cirebon-Bandung 2018 ini dimulai sejak kemarin. Rombongan tiba di Cirebon sekitar pukul 16.00 langsung menuju ke Keraton Kacirebonan.

Hari ini rombongan akan meneruskan turing ke Bandung, Jawa Barat, sebelum pada Minggu (11/3/2018) kembali ke Jakarta. Turing diramaikan oleh sekitar 30 mobil Lamborghini dari anggota LCI Jakarta dan Bandung. (khi/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed