Senin, 26 Feb 2018 14:52 WIB

Komunitas Kawal Mobil Abah Buang dan Ambu Surtiah yang Sempat Mogok

Mukhlis Dinillah - detikOto
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Bandung - Charade Bandung Selatan Club (CBSC) menjadi salah satu komunitas penolong pasangan Buang dan Surtiah yang terlantar akibat mobil yang ditumpanginya rusak. Tidak hanya ikut memperbaiki mobil, CBSC juga mengawalnya pergi ke Garut.

Ketua CBSC Denny Supriadinata menuturkan Buang dan Surtiah berniat pergi ke Garut dari Rangkasbitung, Banten untuk menyelesaikan urusan pribadinya. Namun, di tengah jalan tepatnya Nagreg, Kabupaten Bandung mobilnya mogok.

"Terus akhirnya milih balik lagi mumpung belum jauh katanya, kalau diterusin takut bermasalah. Jadi balik lagi malah trouble lagi di Jalan Soekarno Hatta. Patahnya dudukan roda sama as patah dibantu oleh polisi dikepinggirkan," kata Denny kepada detikOto, Senin (27/2/2018).

Buang dan Surtiah tidak memiliki bekal yang cukup untuk memperbaiki kerusakan mobil Charade berwarna hijau tersebut. Akhirnya keduanya terpaksa bermalam di mobil selama enam hari sambil menunggu pertolongan dari orang lain.

Kisah Buang dan Surtiah ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah komunitas mobil di Bandung lalu bergerak memberikan pertolongan kepada keduanya. Mereka secara gotong royong memperbaiki mobil keluaran 1982 tersebut.

"Saya bawa(Buang dan Surtiah) ke Banjaran sama anak-anak (CBSC). Mobil dibawa ke bengkel soalnya belum sempurna perbaikannya. Kemarin diperbaiki lagi hasil patungan anak-anak. Bapak menginap dua hari di rumah saya," tutur dia.

Setelah mobilnya selesai diperbaiki, Buang dan Surtiah memilih melanjutkan perjalanan ke Garut. Perjalanan keduanya sempat terhambat lagi lantaran mobilnya kembali mogok di Bundaran Cibiru, Kota Bandung.

"Kebetulan tadi saya sama anak-anak sempat ngawal, mobilnya di Cibiru mogok sebentar. Terus lancar lagi sudah sampai Cileunyi. Setelah itu kita tinggalin," jelas dia.

Denny bersama anggota komunitas lainnya masih khawatir mobil yang ditumpangi Buang dan Surtiah kembali bermasalah. Sehingga, ia meminta Buang menghubunginya 1 jam sekali terkait keberadaan dan kondisi mobilnya.

"Saya juga minta dipantau sama anak-anak chapter Garut sama Ciamis. Saya minta diawasi. Setiap 1 jam sekali minta dikabarkan sama abah posisinya di mana," kata dia.

Ia mengaku CBSC tidak bukan pertama kalinya melakukan aksi sosial di tengah-tengah masyarakat. Pihaknya rutin melakukan aksi sosial seperti seperti bencana alam dan lainnya. "Tidak hanya masalah mobil aja. Kita juga bantu yang kebanjiran, longsor dan lainnya," tutur Denny (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed