Sabtu, 30 Sep 2017 15:23 WIB

MOCI Kampanyekan Kesopanan Saat Berkendara di Jalan

Dina Rayanti - detikOto
Foto: Hasan Alhabshy
Bogor - Barangkali masih ada anggapan soal klub mobil suka berlaku seenaknya saat sedang melakukan turing atau kegiatan yang berkaitan dengan klubnya.

Tak ingin dicap sebagai klub mobil yang arogan, para pemilik BMW M Series yang tergabung dalam MOCI (BMW M Owners Club Indonesia) justru memilih melakukan kegiatannya di sirkuit dengan hal positif. Seperti misalnya mengkampanyekan keamanan berkendara dan menyarankan kepada seluruh anggotanya agar tidak mengendarai mobil semaunya.

"Kita selalu tekanakan kita nggak pernah di jalanan kebut-kebutan, walaupun kita konvoi pun jarang kita lakukan, kalaupun konvoi kita pakai namanya sistem cluster jadi 5 mobil jalan ada namanya kepala sama buntut dijedakan 5 menit baru jalan itupun jarang kita lakukan," ungkap Presiden MOCI, Sonny H.Chuhairy di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Sabtu (30/9/2017).

Menurut Sonny, jalanan umum bukanlah arena balapan karena bisa membahayakan seluruh pengguna jalan.

"Kita selalu di sirkuit nggak mau di jalan. Karena jalanan itu bukan untuk balap-balapan, selain membahayakan pengemudi dan orang lain kalau ada apa-apa bawa jelek nama BMW dan klub. Dari awal kita maunya seperti ini semua member harus berkelakuan dengan baik," lanjut Sonny lagi.

Foto: Hasan Alhabshy

Pada kesempatan yang sama, MOCI juga menggelar MOCI Racing Academy Seri ke 6 - sebagai bagian dari seri MOCI Racing Academy 2017. Lebih dari 70 pemilik kendaraan BMW M yang datang ke Sirkuit Internasional Sentul turut berlomba menjadi "fastest of the day" setelah melewati serangkaian latihan di liga virtual driving simulator dan juga track seperti BSD City Circuit Grand Prix.

Pemenang MOCI Racing Academy juga akan menjadi duta besar MOCI untuk perilaku berkendara yang aman, terutama untuk sesama pengguna kendaraan sport berperforma tinggi di jalan umum.

MOCI Racing Academy 2017 terbagi dalam delapan rangkaian acara, yang pertama diadakan pada bulan Februari, seri keenam pada hari ini, dan akademi akan diakhiri dengan dua seri penutup pada akhir 2017.

Pelatihan termasuk menggunakan simulator berkendara virtual reality yang menawarkan pengalaman berkendara yang benar-benar realistis dengan track virtual yang menyerupai Sirkuit Internasional Sentul dan juga kendaraan berperforma tinggi. Melalui metode terperinci, simulator mampu menciptakan sensasi kendaraan BMW M seperti milik para peserta.

Penggunaan simulator penggerak ini adalah bagian dari pendekatan pelatihan yang lebih aman untuk mempelajari dan mempraktikkan beberapa konsep mengemudi penting seperti racing line, kurva pengereman, dan akselerasi dalam format time-attack – sebelum menuju ke sirkuit yang sebenarnya.

Pada acara ini, semua peserta mampu membawa mobil BMW M mereka ke sirkuit, menggunakan format yang sama sebagai patokannya, sambil bersenang-senang dengan kendaraan berperforma tinggi yang telah terbukti pada ribuan lap dari Nürburgring Nordschleife yang legendaris - arena sirkuit/ balap yang paling sulit ditaklukkan di dunia (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com