Kegiatan tersebut diawali dengan mengunjungi Rumah Yatim Pesantren Al-Uruwatul Wustqo Indramayu yang terletak di Jl. Olahraga, Indramayu, dengan diikuti peserta sebanyak 125 orang member TIC beserta keluarga dan dihadiri pula oleh Pengurus Nasional TIC. Rombongan TIC ini disambut kurang lebih sekitar 100 orang anak yatim piatu mereka yang rata β rata berusia sekolah dan mengenyam pendidikan di SMP dan SMA. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan dana sosial pendidikan untuk membantu meringankan biaya pendidikan mereka.
Setelah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial di Rumah Yatim acara dilanjutkan dengan kegiatan Community Meet Up dengan mengundang 16 Club Toyota dan Non Toyota yang ada di sekitar Wilayah Indramayu dan Cirebon sekaligus diselingi Acara Deklarasi Toyota Indonesia Community (TIC) Chapter Indramayu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami TIC terus berusaha memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan kegiatan bakti sosial sesuai dengan amanat dari visi dan misi TIC, dimana bakti sosial, penggalian potensi keunggulan lokal daerah dan otomotif merupakan pilar utama dari TIC itu sendiri," kata Ketua Harian TIC, Indah Nugraheni.
Keesokan harinya, acara pun ditutup dengan melaksakan kegiatan TIC Go Green yaitu dengan melakukan penanaman pohon mangrove di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Karangsong β Indramayu Jawa Barat. Dalam acara ini dilakukan penanaman sebanyak 50 bibit mangrove yang ditanam oleh member TIC. Penanaman Mangrove ini merupakan Komitmen dari TIC dalam pelestarian lingkungan.
"Manfaat dari kegiatan ini adalah memberikan pengenalan tentang tata cara pelestarian lingkungan kepada masyarakat dan sebagai warisan bagi anak, cucu kita, semoga bermanfaat bagi lingkungan eksosistem kehidupan di bumi yang kita cintai ini, kegiatan semacam ini akan kami terus lakukan dan kami giatkan," kata Dewan Pembina TIC, Bambang Suhartoyo. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu