"Kita mobil sawah, bukan mobil mall, makanya rata-rata pakai ban M/T (Mud Terrain)," ujar Ketua Indo Pajero Community Alit Anom di Denpasar, Bali.
"Enakan di jalan rusak malahan dipakainya," celoteh member yang lain.
Offroad selain untuk menyalurkan hobi para pengguna mobil Pajero Sport juga dipakai sebagai sarana untuk mengembangkan pariwisata, Bali khususnya.
"Karena satu misi kita adalah memperkenalkan wisata yang belum terjamah, kita juga bantu orang enggak mampu di daerah," ujar pria berkumis tebal ini.
Menurut Alit, daerah favorit untuk offroad di kawasan Bali ada di Tabanan. Dari sisi member, total sudah ada sekitar 120 mobil. IPC pun sudah berdiri sejak 15 Maret 2011. Ada 4 orang member wanita antara lain Cedut, Sarah, Wacika, dan Loh Gede Heriani. Pada bulan Maret lalu, komunitas sudah merayakan hari ulang tahunnya.
"Pas ultah (ulang tahun) kemarin ada sekitar 100 kendaraan yang ikut, ibu-ibunya juga arisan," ujarnya.
Kegiatan yang sering dilakukan komunitas adalah bakti sosial, membantu pengadaan tangki air, bersih pantai, membantu anak terlantar, bahkan sampai 2 kali memperbaiki rumah (bedah rumah) di kawasan Tabanan.
"Mobilnya oke nyaman, untuk ketersediaan spare part, kami mengharapkan KTB (PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors) bisa men-support kami," ujarnya.
βBranch Manager di PT. Bumen Redja Abadi Arry Subiakto mengaku mereka selalu mendukung kegiatan komunitas.
"Untuk komunitas pasti ada pelayanan khusus, karena dengan adanya komunitas akan mendongkrak penjualan dan brand image, istilahnya simbiosis mutalisma, kalau ada touring kita support dengan servis gratis, kita bawa mobil servis untuk mensupport perjalanan," imbuhnya.
(ddn/arf)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk