"Saya sudah setahunan berkendara dengan Ferrari California. Touring kali ini sangat oke. Dan ini sangat bagus untuk hubungan kita (pecinta Ferrari di 3 negara, Indonesia, SIngapura dan Malaysia)," ujar Neeraj Daryanani, anggota Ferrari Owners Singapura.
Tapi meski demikian, jika touring seperti ini digelar di Indonesia, seperti di Bali, dirinya mengaku sangat tertarik untuk mengikutinya.
"Jika ada touring seperti ini di Indonesia misalnya di Bali. Jika diajak ini akan sangat menyenangkan. Karena kalau di Singapura-Malaysia, kan hanya ada jalanan tol saja. Tidak ada pantainya," ujarnya.
Balapan di Sepang
Seperti diberitakan sebelumnya Ferrari Southeast Asia Grand Tour 2015 (FSEA Grand Tour 2015), diikuti sekitar 100 kendaraan Kuda Jingkrak dari beragam model. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat persahabatan antara pemilik Ferrari di Singapura, Indonesia, dan Malaysia.
Dalam event selama 6 hari tersebut, ada acara βkebut-kebutanβ di Sirkuit Internasional Sepang. Para pengendara Ferrari bisa berlomba-lomba membukukan catatan lap terbaik dalam βTime Attackβ.
Pemenang yang mencatat waktu tercepat yaitu Kenneth Teh dari Malaysia, diikuti oleh Abu Bakar Fikri, juga dari Malaysia, dan Gregory Teo dari Singapura.
"Indonesia dan Singapura memang kawan baik kami, dan ajang ini menjadi waktu yang menyenangkan untuk kami. Terlebih orang Indonesia berkendaranya sangat cepat," kata Kenneth Teh.
"Kita melihat kemarin orang Indonesia sangat cepat mengendarai Ferrari. Kalau di Sepang kita kalah, malu lah kita. Karena kan orang Indonesia jarang bermain di Sepang, sedangkan Sepang ini track kita," ujarnya sambil tersenyum.
Neeraj Daryanani pun kembali berkomentar soal rekannya dari Indonesia, Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI). "FOCI sangat hebat saat berkendara, sangat cepat sekali. Tapi memang susah kan berkendara di Jakarta, macetnya sangat parah," katanya.
(M Luthfi Andika/Dadan Kuswaraharja)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!