Segmen kendaraan niaga makin ramai setelah kehadiran Farizon SV. Merek itu bersaing dengan mobil komersial yang dirancang mengangkut banyak penumpang, Toyota Hi Ace. Dari kedua merek ini, mana paling laris?
Farizon SV sudah berteknologi battery electric vehicles (BEV) coba masuk pasar travel, shuttle antar kota, hingga kendaraan pariwisata. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejak Juni hingga September 2026, Farizon SV sudah terdistribusi sebanyak 140 unit.
Sementara itu, Toyota Hi Ace masih juaranya dengan total penjualan Januari-September mencapai 3.619 unit. Rinciannya Hi Ace Premio 1.786 unit dan Hi Ace Comuter 1.833 unit
Perbandingan performa
Farizon SV dibekali daya hingga 170 kW (228 dk) dengan torsi puncak 336 Nm. Sementara baterainya berkapasitas 82,8 kWh besutan Gotion. Ketika baterai terisi penuh, mobil ini bisa melaju hingga jarak 400 km.
Menariknya lagi, Farizon SV juga sudah dilengkapi sistem pengisian daya cepat. Dengan ultra fast charging CCS2, Farizon SV bisa diisi daya baterainya dari 20% ke 80% hanya dalam 36 menit dengan colokan DC Charging 140 kW.
Beralih ke Toyota Hiace, mobil ini menggunakan mesin diesel 1GD-FTV, 2.755 cc, Direct Injection, dengan tenaga 176,8 PS (174,3 dk) pada 3.400 rpm dan torsi 419 Nm di rpm 1.400-2.600. Mesin tersebut sudah sesuai regulasi Euro4. Ini spek mesin buat Toyota Hiace Premio.
Sementara untuk Toyota Hiace Commuter, pakai mesin 1KD-FTV, 2.982 cc, Direct Injection, yang bisa menghasilkan tenaga 136 PS (134 dk) pada 3.400 rpm dan torsi 300 Nm pada 1.200-2.400 rpm. Baik Hiace Premio maupun Hiace Commuter dibekali kapasitas tangki bahan bakar sebesar 70 liter.
Fitur
Soal fitur, Hiace Commuter dan Hiace Premio sudah dibekali fitur anti-lock braking system dengan brake assist yang memastikan keamanan maksimum saat pengereman. Fitur lainnya ada dual SRS airbag di kursi depan, tiga point seatbelt, juga ada USB port di setiap baris kursi untuk mengisi ulang daya gawai penumpang.
Sementara itu Farizon SV membawa banyak kebaruan fungsi dan fitur. Misalnya seperti desain tanpa pilar B yang memudahkan akses masuk-keluar penumpang, lalu juga ada pintu belakang tipe barn door yang memudahkan menaruh barang.
Mobil van buatan Geely Group ini juga sudah dilengkapi panel headunit 12 inci dengan fitur Android Auto dan Apple Car Play, electronic parking brake dengan auto hold, terus ABS dengan EBD atau CBC, TPMS untuk memantau tekanan ban, automatic door locking, termasuk paket ADAS dengan 30 fitur keselamatan.
Harga
Berikut perbandingan harga Toyota Hiace dengan Farizon SV:
1. Toyota Hiace Commuter: Rp 575.400.000
2. Toyota Hiace Premio: Rp 678.800.000
3. Farizon SV: Rp 725 juta
Simak Video "Video Farizon SV si Penantang Toyota HiAce"
(riar/riar)