Rabu, 24 Jul 2019 21:16 WIB

Sri Mulyani: Industri Otomotif Indonesia Jangan Sampai Kalah dari Thailand

Luthfi Anshori - detikOto
Sri Mulyani Foto: Luthfi Anshori Sri Mulyani Foto: Luthfi Anshori
Tangerang - Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani punya harapan supaya industri otomotif Indonesia tak hanya jadi jago kandang. Hal tersebut ia ungkapkan saat menjadi salah satu pembicara di seminar internasional GIIAS 2019 dengan tajuk 'Indonesia Automotive Industry Readiness Towards Industry 4.0'.



"Kalau kita bicara di ASEAN saja, selalu kalau benchmark otomotif adalah Thailand. Thailand adalah eksportir otomotif nomor satu di ASEAN, penjualan domestiknya nomor dua, padahal populasinya hanya seperempat dari kita," kata Sri Mulyani.

Sri pun menceritakan pengalamannya saat menjadi peneliti dulu. "Saya sama bang Faisal menjadi peneliti, kami meneliti Toyota Astra, masih di angka 350 ribu. Mendekati setengah juta, kalau sudah 600 ribu saja kayaknya industri sudah bahagianya sampai nyundul langit. Sekarang sudah 1.2 juta unit penjualannya," lanjut Sri.

Sri MulyaniSri Mulyani Foto: Luthfi Anshori


Sri pun berharap Indonesia bisa mempunyai daya saing di kancah global dalam hal ekspor industri otomotif. Ia mengatakan pemerintah siap dikoreksi.



"Ekspor kita jelas masih kalah. Tadi saya sempat di-brief, oh ini karena kita nggak punya passanger car, kita punyanya MPV. Dan ini kita koreksi aja. Termasuk koreksi policy pemerintah, karena inilah kesempatan pemerintah melakukan koreksi," kata Sri.

Simak Video " Keren! Kursi Mobil Ini Fleksibel Banget"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com