Sabtu, 27 Apr 2019 15:58 WIB

Yamaha Mio Dites Warga Klaten: Minum Seliter Pertamax, Kuat 78 Km

Muhammad Idris - detikOto
Foto: Muhammad Idris/Detikcom
Klaten - Teknologi teranyar Blue Core pada sepeda motor Yamaha dianggap bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih irit. Di gelaran Blue Core Yamaha Motor Show (BYMS) 2019 di Alun-alun Klaten, ratusan warga ramai-ramai mengetes konsumsi bahan bakar pada motor yang sudah dilengkapi teknologi tersebut.

Menggunakan alat pengukur Fuel Consumption Tester yang terhubung ke tangki bahan bakar, sebuah motor Yamaha Mio S yang sudah dilengkapi teknologi Blue Core bisa menempuh jarak hingga 78 km setiap liternya dengan tarikan gas pada eco riding atau stabil. Sementara dengan menggunakan tarikan gas stop and go atau tidak beraturan konsumsi bahan bakarnya 40 km. Sementara BBM yang digunakan adalah Pertamax.



Taufik, warga Desa Srowot Kecamatan Jagonalan Klaten, mengaku cukup terkejut kalau motor varian terbaru Yamaha bisa menempuh 78 km hanya dengan minum 1 liter bensin jenis Pertamax.

"Kalau seliter bisa di atas 70 km, menurutku sih sudah irit sekali. Saya biasanya pakai motor Jupiter lama, nggak sampai segitu, jauhlah (perbedaan)" kata Taufik ditemui di BYMS 2019, Sabtu (27/4/2019).

Pengunjung lainnya, Warno mengatakan cukup penasaran mencoba konsumsi bahan bakar pada motor-motor terbaru Yamaha. Pemilik Yamaha Nmax ini mengatakan ingin tahu persis berapa konsumsi bensin per kilometernya.


"Kalau saya kan tukang pijat, jadi kerjaan keliling terus pakai motor. Selama ini pakai Nmax nggak terlalu perhatiin, biasanya beli Pertamax Rp 50.000 habisnya seminggu buat muter-muter, jadi nggak hapal berapa habisnya 1 liter buat berapa kilometer," kata Taufik yang sengaja datang dari Giriwarno Wonogiri ini.

Vandi Kurniawan, Service Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menjelaskan teknologi Blue Core efektif menyempurnakan proses pembakaran hingga mampu mengoptimalkan efisiensi bahan bakar hingga 50%. Teknologi ini bisa menjaga suhu lebih stabil dan mengurangi gesekan sehingga memaksimalkan performa mesin.

"Jadi irit tidaknya itu sangat tergantung pada cara narik gasnya. Kalau tarikan gasnya tidak beraturan, sering berhenti karena ada lampu merah, atau macet tentu beda dengan yang menggunakan tarikan saat lampu indikator eco riding menyala. Dengan satu liter, bisa di atas 70 km," terang Vandi.

Diungkapkannya, alat Fuel Consumption Tester sudah mengukur satu motor yang dikendarai satu orang dengan kontur jalanan rata hingga tanjakan sedang. Jika kondisi jalanan banyak tanjakan, tentu konsumsinya juga lebih besar lagi saat digeber. Sementara untuk motor dengan kapasitas silinder lebih besar seperti Nmax, 1 liter bensin bisa dipakai untuk 60 km ke atas.


"Kalau karburator teknologi lama 1 liter kira-kira untuk jarak 38 km, sementara kalau dengan Blue Core di atas 60 km, iritnya sekitar 50%. Beban tidak terlalu siginifikan, mau boncengan berapapun beratnya, intinya ada di kestabilan dalam pengaruhnya ke konsumsi bahan bakar," jelas Vandi.

"Sementara kalau pakai motor jenis lain yang sudah Blue Core misalnya Nmax yang silindernya lebih besar, rata-rata 1 liter Pertamax bisa untuk di atas 60 km dengan eco ride. Bisa dibuktikan di jalan, pasti hasilnya mendekati ini," pungkasnya. (ega/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com