Tapi tak jarang juga nih Otolovers pengendara yang membuat SIM-nya dengan cara nembak. Hal itu tentunya membahayakan bagi pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lain. Memiliki SIM dengan cara nembak membuat seseorang bisa mengemudi namun tidak paham dengan aturan lalu lintas karena mereka tak melalui serangkaian tes pengujian SIM.
Ini maaf saja ya, di Indonesia banyak orang punya SIM tapi nggak pernah tahu aturan lalu lintas, jadi knowledgenya kita nggak tahuAkademisi UGM Lilik Wachid Budi Susilo |
Angka kecelakaan pun meningkat akibat kurangnya pengetahuan soal berkendara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita dapat SIM, tanda segitiga dibalik aja nggak tahu karena kita nggak diajari orang profesional," tambah Lilik.
Angka kecelakaan yang berakibat fatal di Indonesia terbilang tinggi. Kalau tahun 2001 hanya 10.000 kejadian, tahun 2017 jumlahnya meningkat menjadi 25.000 kejadian. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua