Kini, Jimny Sierra tersebut masih dibawa oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk kebutuhan display saja. Mereka masih melakukan studi. Namun kira-kira berapa ya harga yang pantas untuk mobil ikonik Suzuki tersebut?
"Rp 250 jutaan masih realistis, mas. Asalkan tidak menyentuh Rp 300 juta ke atas saja," ucap salah satu pengunjung kepada detikOto, Rahmat, pada ajang GIIAS 2018 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (7/8/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya sih Rp 200 jutaan, ya," ucap Hengky Purnomo di kesempatan yang sama.
Berbeda dengan mereka, Nino memperkirakan harga minimum Suzuki Jimny terbaru berada di angka Rp 150 juta. "Maksimum Rp 200 jutaan, lah. Supaya anak muda bisa beli juga," ujarnya.
Salah satu petugas di booth Suzuki juga turut mengatakan bahwa rata-rata pengunjung GIIAS 2018 menginginkan harga Suzuki Jimny berada di angka Rp 250 jutaan.
"Antara Rp 250 juta sampai Rp 300 jutaan, rata-rata segitu. Kita lihat saat selesai study saja nanti," katanya.
Sebagai referensi, Jimny Sierra yang sudah dipasarkan di Jepang dibanderol JPY 1.992.400 atau sekitar Rp 258 jutaan. Model transmisi otomatis dibanderol JPY 2.019.600 atau sekitar Rp 262 jutaan.
Sementara model Sierra terendah, yakni JL, untuk transmisi manual dibanderol JPY 1.760.400 atau sekitar Rp 228 juta, sedangkan transmisi otomatis dijual JPY 1.857.600 atau sekitar Rp 241 juta.
Namun bila masuk ke Indonesia, kemungkinan harganya bisa lebih mahal. Apalagi jika statusnya masih impor karena dibebankan pajak, berpenggerak 4 roda, dan lain sebagainya. (ruk/dry)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!