Laporan dari Tokyo Motor Show

Mitsubishi Tampilkan Truk Bertenaga Listrik Kelas Berat

Rois Jajeli - detikOto
Sabtu, 28 Okt 2017 08:20 WIB
Foto: Rois Jajeli
Tokyo - Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) memperbanyak line up truk bertenaga listriknya. Setelah meluncurkan Fuso eCanter di New York pada tahun lalu, produsen truk dan bus di bawah naungan Daimler truck Asia ini,memperkenalkan truk listrik E-Fuso di pameran otomotif terbesar di Asia, Tokyo Motor Show Tahun 2017.

"Hari ini kami mempersembahkan E-Fuso Vision one. Ini merupakan gambaran kami mengenai truk listrik heavy-duty yang layak digunakan untuk distribusi regional," ujar Presiden dan CEO of MFTBC Marc Listosella, seperti dilaporkan reporter detikOto Rois Jajeli dari Tokyo Motor Show, Sabtu (28/10/2017).

E-Fuso Vision one ini, mengkombinasikan eksterior yang berani dipadukan dengan interior minimalis. Truk listrik dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 23 ton dan payload 11 ton ini, memiliki 27 baterai. Baterai tersebut mampu menempuh jarak 350 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

"Dengan power 300 kilowattssama dengan 408 horse power dan memungkinkan kecepatan maksimal 80 km/jam," tuturnya.

"Itulah mengapa kami telah memiliki mesin kendaraan tanpa proses pembakaran yang menyebabkan gas buang di jalan," katanya.

Marc menambahkan, dilihat dari tren secara global yang membuat pihaknya terdorong untuk melihat teknologi mesin lebih jauh lagi.

Pada tahun 2010, telah mempersembahkan truk listrik prototype pertama (Fuso E-Cell) di ajang IAA Motor Show di Jerman, serta di ajang Tokyo Motor Show pada Tahun 2011. Tahun 2014, diproduksi truk pre-series di pabriknya di Tramagal, Portugal.

"Selama lebih 3 tahun beroperasi, truk yang dicoba oleh konsumen di Portugal dan Jerman, mereka merasakan betul kehandalannya, jarak tempuh serta efisiensi biaya operasionalnya," paparnya.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya mengembangkan truk fuso e-Canter. Pada 14 September tahun 2016, telah meluncurkan eCanter di New York. Fuso eCanter ini merupakan truk listrik pertama yang diproduksi massal.

"Hari ini, eCanter telah berada di tangan konsumen," tandasnya. (roi/ddn)