Laporan dari Frankfurt Motor Show

Mobil Hidrogen Dianggap Sebagai Kendaraan Alternatif yang Menarik

AN Uyung Pramudiarja - detikOto
Jumat, 15 Sep 2017 13:05 WIB
Mobil hidrogen Mercedes-Benz GLC F-Cell Foto: AN Uyung Pramudiarja
Frankfurt - Diperkenalkannya Mercedes-Benz GLC F-Cell di Frankfurt Motor Show 2017 terbilang cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, disaat pabrikan lain gencar promosi mobil listrik dan hybrid, Mercedes-Benz asal Jerman ini malah memilih untuk meluncurkan mobil berbahan bakar hidrogen.

Tentu Mercedes-Benz punya alasan mengapa memilih mobil hidrogen, karena menurut Mercedes-Benz dibanding mobil hybrid yang masih menyematkan mesin bensin, mobil dengan teknologi hydrogen fuel cell terbilang lebih ramah lingkungan.

Mercedes-Benz mengatakan selama pengembangan GLC F-Cell misalnya, Mercedes-Benz menyebut telah menghabiskan 200 ton hidrogen sejak 2015. Dan satu-satunya emisi yang dikeluarkan adalah uap air.

"Very interesting alternative," kata Roelof Lamberts, President & CEO PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, saat ditemui di sela-sela Frankfurt Motor Show 2017 baru-baru ini.

Peluncuran GLC F-Cell kali ini, menurut Roelof membuktikan bahwa terkait teknologi ramah lingkungan, Mercedes tidak hanya fokus pada electric mobility. Pabrikan yang bermarkas di Stuttgart ini telah bertahun-tahun melakukan pengembangan mesin hidrogen, dan kini berhasil membawanya ke level dimana teknologi ini siap diimplementasikan pada kendaraan.

Mercedes-Benz dengan tegas menyebut GLC F Cell yang kini masuk tahap pre-production ini menghasilkan emisi CO2 sebanyak 0 g/km, alias benar-benar bebas emisi. Dengan 4,4 kg hidrogen, mobil ini sanggup menempuh jarak 437 km. (up/lth)