GIIAS 2017

Pesaing CR-V dari China Ini Bakal Dibanderol Rp 200 Jutaan

Ruly Kurniawan - detikOto
Sabtu, 19 Agu 2017 09:20 WIB
Sokon Glory 580 (Foto: Ruly Kurniawan)
Tangerang - Setelah kehadiran Wuling Motors yang akan menambah persaingan di segmen MPV, tahun depan pasar otomotif Indonesia akan kehadiran mobil baru lagi dari China. Pabrikan asal China, DongFeng Sokon (DFSK) melalui PT Sokonindo Automobile akan meluncurkan SUV terbaru untuk pasar Indonesia.

Meski mobil ini akan mulai dijual pada tahun 2018 nanti, DFSK sudah memamerkan Glory 580 di ajang GIIAS 2017 sejak awal untuk melihat respons masyarakat. SUV ini bakal menantang SUV seperti Honda CR-V hingga Nissan X-Trail.

"Sebelum kita jual, kita ingin memperlihatkan dulu nih mobil SUV rancangan kita sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat akan produk DFSK. Karena kalau dari merek baru, built up the brand merupakan langkah awal yang sangat penting," ujar Indra selaku Network Marketing Developer PT Sokonindo Automobile di ajang GIIAS 2017 di ICE, BSD City, Tangerang.

Diklaim sebagai salah satu SUV terlaris di China, Glory 580 akan mulai diproduksi secara intens pada tahun depan. "Di China dalam dua-tiga tahun ke belakang ini setelah diluncurkan mobil ini, merek kami berubah image-nya dari mobil komersil menjadi mobil passanger. Di awal tahun SUV ini bahkan sudah terjual lebih dari 160 ribu unit. Oleh karena itu kita ingin menjajal di Indonesia dengan membuatkannya pabrik di Cikande, Serang," ujar Indra.

Di GIIAS, SUV dari China ini telah mendapat respons positif dari para pengunjung. Bahkan, menurut Indra, meski belum memiliki harga pastinya, Glory 580 sudah dipesan oleh beberapa konsumen.

"Glory 580 ini sudah ada yang berani untuk beli dan inden langsung dari China, padahal kan kita baru luncurkan di tahun depan nanti. Yang melakukan booking fee sebesar Rp 2-10 juta juga ada," papar Indra.

Dirinya menambahkan, konsumen yang melakukan pemesanan pada ajang GIIAS ini akan mendapatkan unit Glory 580 paling lambat pada bulan April hingga Mei 2018. Perkiraan harganya sekitar Rp 200 jutaan.

"Harga belum ketemu titik fix-nya di mana, tapi kita janjikan berada di range Rp 200 juta-an," papar Indra. (rgr/ddn)