"Saat ini bahan bakar diesel ada dua jenis, yaitu bahan bakar diesel organik (non-bio) dan bahan bakar bio-diesel atau organik. Saat ini kita diimbau untuk menggunakan bahan bakar minyak berbasis ramah lingkungan salah satunya dengan bahan bakar organik dengan campuran atau fame. Karena minyak ini tidak dapat diperbarui, ada baiknya kita campur dengan bahan tambahan yang bisa diperbarui, yaitu dengan fame," jelas Sales Area Manager Retail Bogor PT Pertamina Lubricants Noor Khakim di acara talkshow Pertamina Lubricants di GIIAS 2017, ICE, BSD City, Tangerang, Rabu (16/8/2017).
Untuk itu, bahan bakar jenis organik atau bio-diesel ini membutuhkan pelumas yang khusus. Sebab, bahan bakar bio-diesel biasanya menimbulkan kotoran di mesin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendukung hal itu, PT Pertamina Lubricants pun meluncurkan pelumas Meditran SX Bio. Diklaim, pelumas ini memiliki sifat detergensi yang bagus untuk mesin diesel.
"Yang kedua fame itu sifatnya menyerap air. Berpotensi menimbulkan kotoran di mesin akibat pembakaran di ruang mesin. Karena dua sifat itu terbawa bahan bakar bio-diesel, tentunya dibutuhkan pelumas yang bisa mengatasi dua hal itu, yaitu dengan Meditran SX Bio ini," kata Khakim. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan