LCV Marketing Director PT IAMI Jeon Boediputra mengakui memang permintaan pasar Indonesia untuk segera menghadirkan Panther anyar sudah cukup lama. Namun hal tersebut tersangkut dari Isuzu pusatnya.
"Maunya Indonesia sudah lama, cuma belum disambut sama Jepangnya, disambutnya kan sejak tahun 2015. Nah kebetulan ada perubahan menjeman di Isuzu Jepang-nya jadi ikut merubah juga," ujarnya kepada wartawan, di ICE BSD, Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yakin pasti, kita lagi kembangin, enggak mungkin Isuzu berhenti, Isuzu masih mau berkembang terus. Jadi kita lagi mikirin tipe atau model yang memang cocok, kita sudah punya R&D (research & development) dan kita masih pelajarinkan, kalau bisa kan kita pengennya mengulang sukses Panther lama," tuturnya.
"R&D di Jepang, dan itu salah satu bukti seriusnya prinsipal kami bahwasannya terhadap product-product yang ada. Panther ini kan produk Isuzu Indo dan ini sukses dan dibawa sama mereka (Isuzu pusat) dan mereka perhatikan," lanjut joen.
Lanjut joen mengatakan, pihaknya tidak mau asal meluncurkan produk. Jika tidak mempelajari dan memperhatikan dengan benar untuk meluncurkan produk, maka produk tersebut tidak akan bertahan lama.
"Kita harus hati-hati tidak asal keluar tidak karuan, ikut tren sana sini, lenyap nanti. MPV kalau kita mau keluarkan, benar-benar MPV yang kita pahami," Pungkasnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri