Pada pameran Geneva Motor Show 2017, Toyota Motor Eropa memamerkan Yaris 2017 dengan berbagai perubahan mulai dari eksterior hingga interior yang telah disesuaikan dengan pasar Eropa.
Interior Foto: Dina Rayanti |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dina Rayanti |
Yaris versi 2017 ini mengusung mesin ESTEC 1.5 L berbahan bakar bensin dan memungkinkan berganti fraksi siklus Otto menjadi Atkinson (Vice Versa) dalam hitungan detik saja embuatnya menghasilkan torsi dan akselerasi yang impresif. Di samping itu juga hemat bahan bakar.
"Untuk menjamin keamanan si pengendara, penumpang, dan pengguna jalan lain, Yaris terbaru ini juga sudah dilengkapi 'Toytoa Safety Sense' termasuk Sistem pencegah tabrakan dan pengereman darurat otomatis," sambung Johan.
Foto: Dina Rayanti |
Toyota pun juga memboyong Yaris versi hybrid. Yaris hybrid terbilang moncer penjualannya di Eropa berkat berbagai kebijakan ramah lingkungan yang diterapkan di beberapa negara disini.
"Yaris hybrid jadi favorit masyarakat dan menyumbang sekitar 40 persen dari penjualan Yaris secara keseluruhan di Eropa," jelas Johan.
Mengusung mesin baru, Yaris 2017 bisa menghasilkan 111 tenaga kuda dan torsi 136 Nm. dengan kecepatan 11 detik untuk mencapai jarak 100 km/jam.
Produk ini juga dilengkapi dengan rancangan bemper baru, pelek baru, lampu utama yang keren tersedia sebagai pilihan dengan LED yang menyala pada siang hari, serta bagian belakang telah dimodifikasi untuk mengakomodasi lampu belakang yang lebih menonjol.
Foto: Dina Rayanti |
Selain itu, salah satu perubahan fitur yang terlihat adalah dengan mengadopsi layar warna 4,2 inchi baru, yang tersedia sebagai standar dari kelas menengah ke atas. Ventilasi udara baru, blue instrumentation light, serta konsol tengah yang dimodifikasi agar penampilan dasbor lebih kohesif.
(dry/ddn)












































Interior Foto: Dina Rayanti
Foto: Dina Rayanti
Foto: Dina Rayanti
Foto: Dina Rayanti
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...