Kamis, 03 Nov 2016 14:43 WIB

IMOS 2016

Motor Pakai ABS, Kecelakaan Bisa Dikurangi Sampai 26%

Dina Rayanti - detikOto
Rem ABS Bosch. Foto: dok detikOto Rem ABS Bosch. Foto: dok detikOto
Jakarta - Roda dua menjadi pilihan utama masyarakat di kota besar seperti Jakarta misalnya untuk menghindari kemacetan. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebut Indonesia menempati posisi ketiga di pasar sepeda motor dunia yang diikuti angka kecelakaan yang juga meningkat.

Sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) dinilai salah satu cara yang cukup efektif untuk mengurangi angka kecelakaan yang diakibatkan sepeda motor.

Di Indonesia angka kematian yang diakibatkan oleh kecelakaan motor mencapai 36 persen, angka yang cukup besar jika dibandingkan Jepang yang hanya sekitar 3,7 persen saja.

Dari data yang dimiliki Bosch, dengan adanya pengereman ABS di Indonesia misalnya bisa berpotensi mengurangi angka kecelakaan yang mencapai 26 persen.

"26 persen kecelakaan bisa dicegah jika motor memiliki fitur ABS," kata Sales Manager Robert Bosch Automotive Technologies, Takatoshi Tagawa, di arena parkir IMOS, JCC Senayan, Jakarta, Kamis (3/11/2016).

ABS sistem memungkinkan pengendara motor untuk mengerem dengan lebih yakin sehingga bisa bereaksi lebih cepat dan menginjak rem lebih tepat. ABS mencegah roda dari kondisi terkunci mati saat pengereman mendadak sehingga motor dapat lebih stabil dan membantu pengendara agar tidak terjatuh.

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com