Ini Tantangan Utama Honda dalam Pengembangan CBR1000RR Fireblade

Laporan dari Jerman

Ini Tantangan Utama Honda dalam Pengembangan CBR1000RR Fireblade

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Rabu, 05 Okt 2016 19:12 WIB
Ini Tantangan Utama Honda dalam Pengembangan CBR1000RR Fireblade
Foto: Dadan Kuswaraharja
Koln - Motor sport Honda CBR1000RR dikembangkan Honda dalam waktu yang cukup lama. Setelah model tahun 2014 habis, Honda memutar otak agar motor bisa lebih canggih.

"Tantangan yang paling sulit adalah ketika kami harus mengurangi bobot motor. Kami mengecek satu per satu komponen motor, apakah mungkin dikurangi bobotnya dan apakah dengan pengurangan bobot itu motor masih enak dikendarai dan mudah dikendalikan," ujar Asisten Kepala Insinyur Pusat dan Pengembangan Honda Motor Co di pabrik Kumamoto, Masatoshi Satoh dalam wawancara khusus dengan wartawan Indonesia termasuk detikOto, Dadan Kuswaraharja di arena pameran Intemot di Koln, Jerman.

Hasilnya motor bisa berkurang bobotnya sampai 15 kg dibanding model yang saat ini beredar di pasaran. Fireblade terbaru memiliki berat kotor tidak sampai 200 kg tepatnya 195 kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suspensinya juga berbeda dengan motorsport di kelasnya karena memakai suspensi semi aktif yang bisa dikontrol secara elektronik dari Ohlins," ujarnya.

"Kami punya harapan yang tinggi untuk motor ini di Indonesia, jadi beli ya," imbuhnya kepada wartawan sambil tertawa.

Kami, wartawan Indonesia yang dirayu Satoh pun tertawa. Kira-kira mahal enggak ya motor ini nanti di Indonesia? (ddn/lth)

Berita Terkait