Luqman Adi Prasetya dari tim Arjuna UGM mengatakan, mobil listrik dengan kapasitas satu awak ini dikembangkan untuk mengikuti lomba nasional. Mobil listrik ini menggunakan motor 2 kW dan baterai lithium.
"Di spek lomba, mobil itu pakainya maksimal 2 kW, 48 volt. Kemudian baterainya pakai baterai lithium. Konsep yang kami pakai itu pengembangan di bagian kontroler dan battery management system, buat riset mahasiswa," kata Luqman kepada detikOto di arena IIMS 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengembangan dua tahun. Motor listriknya kami impor dari China, baterainya Samsung," jelas Luqman.
Dia mengatakan, timnya menggunakan baterai lithium untuk mengurangi bobot mobil. Dengan bobot yang lebih ringan, maka efisiensi makin maksimal.
"Kami pakai baterai lithium buat reduksi berat. Tahun 2014 itu beratnya 200 kg, ini 130 kg. Lebih efisien daripada pakai baterai aki," katanya.
Mobil listrik im Arjuna ini bisa menempuh jarak hingga 40 kilometer (km). Kecepatan maksimalnya bisa mencapai 65 km/jam.
"Jarak tempuh bisa sampai 40 km, kecepatan maksimum 65 km/jam. Pengisian baterai 3-4 jam," sebut Luqman.
Mobil ini menggunakan motorBLDC HUB 10" 2 kW dengankontrolerTrapezoidalBLDC 125A 6kW.Sasisnya berupatubularframe 1" & 3/4". Sementara sistem pengereman memakai rem cakrampiston kaliper tunggal.












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?