Menurut JK, tak hanya wujud mobilnya, layanan purna jual juga memegang peran penting dalam industri otomotif. Dengan layanan purna jual, maka sebuah merek otomotif akan bertahan lama. Menurutnya, untuk bertahan di industri otomotif adalah layanan purna jualnya.
"Yang paling penting adalah aftersales. Banyak mobil bertahan lama ada juga yang tidak bertahan lama. Bukan karena teknologinya karena teknologi lama-lama sama, stylish bisa sama. Yang penting adalah dapatkah melayani customer dengan baik dan bertahan lama," kata JK dalam sambutannya di acara pembukaan IIMS 2016 di Jakarta, Kamis (7/4/2016).
Menurut JK, untuk bertahan di industri otomotif adalah bagaimana mempersiapkan untuk jangka panjang. Jadi, bukan hanya memikirkan bentuk model dan harganya saja.
"Bukan hanya karena bentuk, bukan harganya tapi jangka panjang," sebut JK.
"Inilah suatu hal yang paling penting di industri. Karena apabila hanya fokus di harga, hanya mementingkan beberapa pihak," tambahnya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas