Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Rizwan Alamsjah mengatakan kehadiran IIMS di semester pertama tahun ini meramaikan industri otomotif Indonesia.
Rizwan mengatakan hal tersebut baik untuk meramaikan serta menggairahkan industri otomotif Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu mantan Presdir PT Toyota-Astra Motor yang saat ini menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Johnny Darmawan mengatakan tanpa adanya pameran, industri otomotif Indonesia tidak akan berjalan. Selain itu, gaung akan pertumbuhan otomotif di Indonesia juga tidak akan terdengar kuat di dunia.
"Pameran itu untuk men-trigger bahwa industri otomotif di Indonesia ada dan membuat customer melihat banyak mobil. Ini image ke dunia bahwa Indonesia otomotifnya sudah benar. Industri tanpa pameran atau industri tanpa promosi ga akan jalan," kata Johnny.
Pelaksanaan IIMS yang pada tahun ini tidak berbentrokan dengan pameran otomotif lainnya, seperti GIIAS, dikatakan Johnny membuka peluang bagi masyarakat untuk melihat mobil lebih banyak.
"Menurut saya ini sesuatu yang baik, kalau satu waktu ga bagus. Orang mempunyai opportunity untuk melihat mobil tidak bertumpuk di satu exhibition saja," tandasnya.
Pameran IIMS pada tahun ini diikuti lebih dari 30 merek kendaraan di Indonesia. Ditargetkan pameran yang berlangsung mulai 7 April hingga 17 April 2016 itu dapat menarik 380 ribu pengunjung. (nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...