Van Bongsor dari China

Laporan dari GIIAS 2015

Van Bongsor dari China

Arif Arianto - detikOto
Rabu, 26 Agu 2015 08:19 WIB
Van Bongsor dari China
Tangerang - Meski pasar otomotif di Indonesia saat ini tengah lesu, namun Weststar Maxus, anggota The Weststar Group, agen tunggal kendaraan Weststar Maxus di Malaysia dan Indonesia malah meluncurkan van Weststar Maxus V80 di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015. Apa alasannya?

Dalam penelusuran singkat di internet, Maxus saat ini tercatat sebagai merek China yang dimiliki oleh SAIC Motor.

β€œTentunya, tidak lepas dari keunggulan yang dimiliki dari mobil yang kami tawarkan serta potensi pasar di Indonesia,” tutur Managing Director The Weststar Grup, Tan Sri Syed Azman Syed Ibrahim, di sela peluncuram di arena GIIAS, ICE-Serpong, Tangerang, Banten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan pertama, mobil van yang bermesin disel 2.500 cc turbo itu menghasilkan tenaga hingga 136 hp dan daya angkut besar, yakni 3,5 ton.

Kedua, platform dan bentuk van ini dirancang untuk memberi kemudahan kepada penggunanya melakukan ubahan atau modifikasi kustom sesuai dengan kebutuhan.

Keluasaan tersebut, diklaim memberikan keuntungan tersendiri terutama dalam biaya dan selera modifikasi. Walhasil, sangat cocok bagi para pebisnis.

Ketiga, mobil ini telah dilengkapi sederet fitur keamanan dan keselamatan berkendara. Komponen dan suku cadang dipasok oleh sejumlah perusahaan dengan reputasi kelas dunia dan diakui oleh lembaga kredit seperti Fortune 500.

β€œDivisi R&D Maxus setiap tahunnya juga terus melakukan perbaikan dan peningkatan secara keseluruhan dari mobil ini,’ ujar Syed Azman.

Alasan keempat adalah, meski saat ini pasar tengah lesu, namun dinilai sebagai saat yang tepat untuk meluncurkan sebuah produk.

β€œKami telah mempelajari pasar Indonesia dan mulai dari tahun ini. Hasil riset kami menyebut, sekarang lah saat yang tepat untuk mengenalkan kendaraan komersial kami Weststar Maxus V80,” ujar Syed Azman.

Langkah itu, lanjutnya, sekaligus untuk mengantisipasi meningkatkannya pasar kendaraan segmen komersial di Indonesia yang diyakini bakal segera terjadi. Terlebih, dia menyebut fakta bahwa pihaknya telah berhasil membangun jaringan yang luas dalam waktu singkat di Indonesia.




(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads