Motor hanya berupa rangka, belum memiliki bodi. Namun sudah memperlihatkan sistem penggerak listriknya.
"Jantungnya (motor listrik) kita kembangkan sendiri, hanya baterai yang masih diimpor dari Jepang," ujar Rektor ITS Joni Hermana kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKami ditantang untuk membuat motor listrik, dengan drive train buatan sendiri,β ujarnya.
Sementara CEO PT Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah menambahkan motor ini benar benar akan diproduksi dan bukan untuk pencitraan.
βMotor tidak hanya jadi pencitraan semata, produk ini harus bersaing di dalam negeri,β ujarnya.
Garansindo sebelumnya pernah menyebutkan bakal menjual motor listrik ini seharga Rp 20-30 juta.
Tahun depan ITS dan Garansindo akan memproduksi 2 motor listrik purwarupa, dan kemudian tahun 2017 akan dianalisis proses produksi sebelum tahun 2018 dipersiapkan untuk produksi massal.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih