Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor Rahmat Samulo, mengatakan saat ini Toyota Indonesia masih belum akan memproduksi mobil pikap ini, meski tidak menutup kemungkinan mobil ini akan diproduksi di dalam negeri.
"Hilux masih kita impor dari thailand. Kapan produksinya? Kita masih melakukan studi untuk diproduksi di sini (Indonesia)," ujar Rahmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pertama kalinya, Toyota akan menggunakan sistem Thermo Swing Wall Insulation Technology (TSWIN) pada mesin Hilux yakni 1GD-FTV.
Berkat penggunaan sistem ini mesin 2.8 liter itu menjadi salah satu mesin diesel yang secara termal paling efisien, mencapai 44 persen.
Meskipun kapasitasnya menjadi lebih kecil dibanding mesin KD saat ini, torsi justru menjadi lebih besar 25 persen, sementara torsi pada kecepatan kecil diperbesar menjadi 11 persen, sementara konsumsi BBM justru lebih irit 15 persen.
Mesin juga bakal menggunakan sistem urea Selective Catalytic Reduction (SCR) yang bisa menghilangkan emisi gas nitrogen oksida (NOx) sampai 99 persen.
Berikut data lengkap Mesin Turbo-direct Injection Toyota
Mesin: 1GD-FTV
Displacement: 2,754 cc
Compression ratio: 15.6
Maximum output: 130 kw (177 PS)/3,400 rpm
Maximum torque: 450 Nm (45.9 kgfο½₯m)/1,600-2,400 rpm
Low speed torque: 370 Nm (37.7 kgfο½₯m)/1,200 rpm
Mesin: 2GD-FTV
Displacement: 2,393 cc
Compression ratio: 15.6
Maximum output: 110 kw (150 PS)/3,400 rpm
Maximum torque: 400 Nο½₯m (40.8 kgfο½₯m)/1,600-2,000 rpm
Low speed torque: 330 Nο½₯m (33.7 kgfο½₯m)/1,200 rpm
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk