"Mercedes menjamin kualitas untuk bus yang dibangun para body builder (karoseri). Ini dilakukan demi menjamin kepuasan pelanggan," tutur CEO dan Presiden Mercedes-Benz Indonesia, Claus Weidner di arena IIMS.
Oleh karena itu, para body builder harus melalui beberapa syarat atau gate quality yang ditetapkan oleh Mercedes dalam membangun bodi bus. Ada 5 tahap atau gate quality.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, quality gate C yaitu berpedoman pda body building detective dalam mempertemukan bodi bus dengan sasis.
Ketiga, qulity gate B, berpedoman pada body building detective dalam merakit bodi dengan sasis terutama untuk mencegah kerusakkan komponen sasis, pengelasan, maupun bahan yang digunakan.
Keempat qulity gate A yaitu kendaraan lengkap dengan mempertimbangkan akses pemeliharaan, keamanan, fungsi kerja sasis yang berpedoman pada body building detective.
Kelima Quality gate F yaitu tindak lanjut apabila ditemukan poin-poin yang belum sesuai dengan persyaratan dari pihak Mercedes Benz.
Dalam kondisi seperti ini body builder diperkenankan melakukan perbaikan pada unit bus yang dikerjakan dengan berpedoman pada body building detective.
"Jika semua syarat dan pedoman itu telah dipenuhi, maka perusahaan body builder itu dinyatakan berstatus green dan diberi sertifikat," ujar Deputy Director Sales Bus dan Sprinter Mercedes Indonesia, Adri Budiman.
Dia menambahkan, saat ini tidak kurang dari 10 perusahaan karoseri terbesar di Indonesia yang berkategori green sejak Mercedes melaksnakan program Body Building Advisory pada 2008.
"Program ini merupakan komitmen kami dalam rangka memberi dukungan terhadap pengembangan karoseri," tuturnya.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...