Di Eropa saja tahun lalu, dari seluruh mobil yang terjual, 50 persennya adalah mobil diesel. Dan tahun ini diprediksi naik 10 persen.
Untuk merespons hal ini, Mazda meningkatkan investasi pabriknya di Hiroshima, Jepang. Targetnya pada akhir 2014 fasilitas tersebut harus menghasilkan 1 juta mesin per tahun meliputi SKYACTIV-G (bensin) dan SKYACTIV-D (diesel).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin diesel diakui Kogai memiliki banyak keuntungan. Selain ramah lingkungan, dan lebih bertenaga harga bahan bakar solar lebih murah daripada bensin di beberapa negara di dunia.
Potensi mesin diesel akan berkembang sudah terlihat sejak beberapa tahun silam, dan salah satu faktor penentunya adalah kadar gas buang dari jenis bahan bakar ini lebih bersih.
"Sekarang sejalan dengan hemat bahan bakar maka kita Mazda akan serius bermain di segmen mesin diesel," ucapnya.
Dia menambahkan, SKYACTIV-D (diesel) saat ini mendapat respons cukup baik dari konsumen Mazda. "Respons konsumen terhadap mesin diesel kita cukup baik, karena itu kami tingkatkan produksi mesin diesel," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter