Mengenai soal pengembangan mesin hybrid dan listrik, Mazda masih percaya dengan mesin ramah lingkungannya yang dijuluki SKYACTIV. Salah satu produsen terbesar di Jepang ini cukup mempopulasikan mesin tersebut supaya konsumen lebih mengenal teknologi masa depan SKYACTIV.
"Untuk sekarang kita percayakan pada mesin ramah lingkungan SKYACTIV. Mesin yang kita kembangkan beberapa tahun belakangan ini cukup positif dan diterima konsumen," kata Mazda Staff Manager ASEAN Market Operation Departement, Atsuhide Matsuo kepada detikOto di Tokyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan terus genjot produksi mesin SKYACTIV karena permintaan konsumen di dunia cukup besar," pungkas Matsuo.
Matsuo menegaskan, mesin SKYACTIV bukan sekedar teknologi untuk mengikuti ketatnya persaingan industri otomotif, tapi mesin SKYACTIV adalah komitmen agar mobil-mobil yang diproduksi Mazda menjadi irit bahan bakar dan ramah lingkungan.
"SKYACTIV adalah salah satu komitmen Mazda supaya mesin-mesin masa depan menjadi irit bahan bakar dan dengan itu juga otomatis ramah lingkungan," papar Matsuo.
Pengembangan mesin SKYACTIV juga diperkuat teknologi terbaru yang meliputi transmisi, suspensi, struktur bodi dan desain bodi KODO yang menjadi ciri khas Mazda.
(ikh/ady)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?