Pria kelahiran 18 Juli 1968 tersebut menuturkan kalau mobil double cabin Esemka Digdaya buatan siswa SMK tersebut dia telah terima.
"Tapi saya masih taruh di Solo. Biar SMK memamerkannya. Daripada ditaruh garasi, lebih baik diperlihatkan ke masyarakat agar masyarakat bisa melihat dan mencobanya," kata pria yang bernama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu menegaskan kalau Esemka haruslah didukung. "Kalau merek asing saja didukung, merek Indonesia seperti Esemka juga harus kita dukung bersama," tegasnya.
Dukungan Roy terhadap Esemka memang tidak main-main, saat Esemka diuji emisi ke Tangerang, dia bersama Wakil Walikota Surakarta (sekarang Walikota Surakarta) FX Hadi Rudyatmo menyetir mobil tersebut ke Jakarta.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter