Kasus Dul dan Rasyid Rajasa Bikin Orangtua Khawatir

Laporan dari IIMS 2013

Kasus Dul dan Rasyid Rajasa Bikin Orangtua Khawatir

Syubhan Akib - detikOto
Kamis, 26 Sep 2013 15:01 WIB
Kasus Dul dan Rasyid Rajasa Bikin Orangtua Khawatir
Jakarta - Ada dua kasus kecelakaan yang menyita perhatian publik tahun ini. Pertama adalah kecelakaan yang dialami oleh anak menteri Hatta Rajasa, Rasyid Amrullah Rajasa. Dan yang terbaru, kecelakaan yang dialami anak musisi Ahmad Dhani, Dul.

Ternyata kedua kecelakaan yang melibatkan remaja ini membuat orangtua menjadi takut.

Safety Driving Instructor di Sentul International Circuit Didi Hardijanto mengatakan kalau banyak orangtua yang prihatin pada kejadian-kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah kejadian-kejadian itu, banyak orangtua yang menghubungi saya. Mereka langsung minta agar anaknya bisa belajar mengemudi yang aman," katanya.

Didi lalu menjelaskan kalau pada dasarnya, remaja kalau sudah cukup usia boleh saja mengemudi mobil atau motor sendiri. Namun, orangtua harus sadar kalau mereka mesti membekali anak mereka dengan pengetahuan terkait cara mengemudi yang aman.

"Orangtua sekarang menunjukkan rasa sayangnya lebih ke kebendaan, materi. Membelikan kendaraan kalau anaknya sudah cukup umur boleh saja, tapi orang tua harus sadar kalau si anak juga harus diberi pemahanan, diajari cara berkendara yang baik dan benar agar aman di jalan," lugasnya.

Mengenai kasus kecelakaan Dul sendiri, Kepolisian masih menganalisis mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikendarai Dul. Chip elektronik di airbag sudah dikirim ke Jepang untuk mengetahui berapa kecepatan mobil Dul saat itu.

Chip elektronik di airbag diperlukan karena ECU di mobil sudah keburu rusak karena terkena cairan aki. Sehingga untuk mengetahui berapa kecepatan mobil harapan satu-satunya tinggal dari data di chip elektronik airbag tadi.

Mitsubishi menuturkan airbag dalam kondisi mengembang, itu berarti keduanya sudah mengenakan safety belt atau sabuk pengaman.

Karena jika sabuk pengaman tidak terpasang, sensor di airbag tidak akan mendeteksi keberadaan penumpang/pengendara sehingga tidak mengembang. Namun dari hasil foto-foto setelah kecelakaan, terlihat ada airbag yang terkembang.

Mobil itu menabrak pembatas jalan di tol Jagorawi pada Minggu 8 September.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads