Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 16 Mei 2017, 15:44 WIB

3 Penyebab Utama Mesin Ngelitik atau Knocking

Thayne Finsenda Lika - detikOto
3 Penyebab Utama Mesin Ngelitik atau Knocking Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Akan ada, di suatu saat, mobil anda akan mengeluarkan bunyi yang tidak meyakinkan di dalam mesin anda. Anda akan berpikir bunyi apakah itu? Seperti bunyi ketukan?

Nah, anda telah menjawab pertanyaan anda sendiri. Kemungkinan besar itu adalah Engine Knock. Tetapi, hanya menamai suaranya pun tak akan semudah itu untuk menjelaskannya. Ada beberapa hal yang dapat membuat suara Knocking atau ketukan. Dimulai dari part yang bergesekan berbenturan ataupun bertabrakan, Ini memberikan rasa resah kepada penumpang dan pengendara.

Penyebab Knocking

Mesin mobilMesin mobil Foto: Pool (Autotuningcars)

Bahan bakar harus terbakar dengan sinkron dengan waktu siklus mesin. Terbakar dan terbawa terus sampai siklus berikutnya. Ketika bahan bakar tidak terbakar dengan sempurna, dapat menimbulkan ledakan yang seperti bola api dan dapat mengganggu siklus serta dapat merusak komponen komponen mesin. Mari kita melihat dan mengetahui apa saja faktor faktor yang dapat membuat suara-suara meresahkan ini.

Bahan bakar berkualitas rendah


3 Penyebab Utama Mesin Mengelitik atau KnockingFoto: dok detikOto

Salah satu yang dapat menyebabkan bunyi knocking adalah bahan bakar yang kurang optimal, bahan bakar yang kurang bermutu/ bahan bakar dengan oktan rendah. Jika menggunakan bahan bakar yang kualitas rendah dapat menyebabkan naiknya temperatur dan tekanan di dalam ruang bakar mesin.

Nilai oktan bensin memberikan perkiraan kepada pengemudi berapakah tekanan yang dapat ditoreransi oleh bahan bakar tersebut – lebih tinggi nilai oktan, lebih tinggi bensin dapat menahan tekanan.

Sehingga, mesin yang lebih rumit dan bertekanan tinggi membutuhkan bensin/ bahan bakar yang lebih mahal.

Masalah-masalah ini dapat menyebabkan pre-ignition (pembakaran dini), yang ketika bahan bakar terbakar di mesin lebih awal dari seharusnya. Ada dua cara bensin dapat menyala di ruang bakar mesin - dari busi, atau dari rasio kompresi yang salah.

Ini adalah keseimbangan yang halus dan faktor apapun dapat membuat seluruh proses salah. Jika kompresi mesin terlalu rendah, dapat menyebabkan bahan bakar untuk membakar dan terbakar sebelum dinyalakan oleh busi. Jika bahan bakar terbakar dengan cara ini, bensin tidak terbakar dengan sempurna, dan sisa bahan bakar dan senyawa menyebabkan sisa yang menempel pada bagian dalam ruangan.

Penumpukan ini berdampak negatif mempengaruhi ruangan dalam silinder, yang merupakan penyebab umum dari mesin ketukan.

Deposit pada dinding silinder

3 Penyebab Utama Mesin Mengelitik atau KnockingFoto: Agung Pambudhy


Ya, itu adalah siklus yang jahat - penyebab pertama bunyi pada mesin yang kita bahas di atas dapat membuat masalah yang lebih besar. Rendahnya kualitas bahan bakar dan pra-pengapian membentuk deposit berbahaya yang telah disebutkan, dan jika deposit sudah dimulai, mereka cenderung untuk menumpuk.

Deposit ini mengambil ruang penting yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi normal mesin yaitu pencampuran udara dan bahan bakar. Contohnya adalah pembuluh darah tersumbat oleh endapan kolesterol - yang lebih banyak tersumbat, darah akan sulit untuk melalui. Hal ini mirip.

Dengan deposit yang tebal sehingga meningkatkan kompresi dalam silinder, dan jika kompresi yang lebih tinggi ini tidak diperkirakan (seperti menggunakan bensin oktan yang lebih tinggi atau menyesuaikan rentang suhu mesin), kompresi yang lebih tinggi dapat menyebabkan knocking.

Busi yang salah
3 Penyebab Utama Mesin Mengelitik atau KnockingFoto: Dadan Kuswaraharja


Menurut para ahli, menggunakan busi yang salah adalah masalah umum. Orang sering salah paham rekomendasi pabrikan, atau membeli busi yang salah untuk mencoba untuk hemat beberapa rupiah. Busi membantu mengontrol lingkungan internal mesin dan beroperasi dengan kondisi yang presisi, busi yang salah menciptakan kondisi yang kurang optimal untuk pembakaran bahan bakar. Mereka dapat menyebabkan penumpukan di ruang bakar dan mengubah suhu dalam mesin, yang, seperti kita sudah tahu, dua penyebab utama untuk Knocking.

Penyebab lainnya berhubungan erat dengan tiga penyebab yang paling umum, termasuk injeksi kotor, Knock Sensor Rusak, Piston ring salah, Valve seal, dan ada kemungkinan mesin berjalan terlalu panas.

Setiap penyebab/kerusakan diatas memiliki solusi dan penanganan tertentu, dan sebagian besar perbaikan ini sederhana. Namun, itu tidak menjamin ketukan akan pergi. Sangat mudah untuk salah mendiagnosa penyebab Knocking, dan mungkin ada lebih dari satu penyebab, sehingga Anda mungkin harus konsultasi dan mengunjungi bengkel yang anda percayai.

Mobil tua lebih rentan terhadap masalah yang dibahas tadi. Tetapi jika Anda hanya baru-baru melihat/mendengar Knocking dan berpikir bahwa ada masalah dengan mobil anda, ada beberapa langkah yang dapat diambil.

Pertama dan terpenting adalah untuk mencoba menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi. Pastikan Anda membeli bahan bakar dengan nilai oktan sesuai dengan rekomendasi pabrik mobil Anda - informasi ini dapat di baca pada buku panduan atau pada stiker di dekat tutup tangki bensin mobil. Kebanyakan mobil di Indonesia merekomendasikan dengan oktan 90+. Jika Anda mencurigai mobil anda menggunakan bensin tua atau buruk, cobalah menambahkan oktan aditif sampai 3x isi tangki bensin.

Ada berbagai jenis aditif yang dapat ditambahkan ke bensin, seperti Injector Cleaner, yang dapat membantu ruang pembakaran kotor serta injector. Jika trik sederhana ini tidak membantu, cobalah beralih merek bensin.

Berikutnya, periksalah busi anda. Ini adalah proses yang sederhana, tetapi jika anda tidak yakin atau tidak memiliki alat yang tepat, lebih baik diserahkan kepada bengkel yang anda pilih.

Setelah busi sudah keluar, anda dapat membandingkan nomor model dengan rekomendasi pabrik anda (yang dapat ditemukan dalam buku manual mobil). Jika busi adalah jenis yang tepat, baik, berarti mobil anda punya masalah lain.


Thayne Finsenda Lika
DOKTER MOBIL (ddn/ddn)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar mobil dan motor.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +