"Jangan dihilangkan tapi ukuran ban serep itu dibuat lebih kecil namun tetap mengutamakan standart safety untuk berkendara dan berfungsi hanya untuk ban sementara untuk bisa sampai di bengkel," ujar Ketua Avanza-Xenia Indonesia Club Arief P Swasana kepada detikOto.
Selain itu, pabrikan juga harus proaktif memberikan coaching clinic kepada pengguna mobil seperti bagaimana mengatur kompresi mesin agar lebih irit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum setuju apabila ban serep itu dihilangkan, karena masih banyak cara untuk mengurangi berat suatu kendaraan, dan masih banyak pula cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahan bakar," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?