"Jangan dihilangkan tapi ukuran ban serep itu dibuat lebih kecil namun tetap mengutamakan standart safety untuk berkendara dan berfungsi hanya untuk ban sementara untuk bisa sampai di bengkel," ujar Ketua Avanza-Xenia Indonesia Club Arief P Swasana kepada detikOto.
Selain itu, pabrikan juga harus proaktif memberikan coaching clinic kepada pengguna mobil seperti bagaimana mengatur kompresi mesin agar lebih irit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum setuju apabila ban serep itu dihilangkan, karena masih banyak cara untuk mengurangi berat suatu kendaraan, dan masih banyak pula cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahan bakar," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun