"Jangan dihilangkan tapi ukuran ban serep itu dibuat lebih kecil namun tetap mengutamakan standart safety untuk berkendara dan berfungsi hanya untuk ban sementara untuk bisa sampai di bengkel," ujar Ketua Avanza-Xenia Indonesia Club Arief P Swasana kepada detikOto.
Selain itu, pabrikan juga harus proaktif memberikan coaching clinic kepada pengguna mobil seperti bagaimana mengatur kompresi mesin agar lebih irit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum setuju apabila ban serep itu dihilangkan, karena masih banyak cara untuk mengurangi berat suatu kendaraan, dan masih banyak pula cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahan bakar," ujarnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat