Seperti dilansir Business Insider, Senin (6/6/2011) peneliti dari Universitas Umea Swedia mencatat jika komuter menjalani perjalanan selama lebih dari 45 menit setiap hari, maka ada 40 persen kemungkinan bakal mengalami perceraian.
Risiko perceraian itu paling besar dampaknya pada tahun-tahun awal perjalanan komuter. Namun jika para komuter sudah melakukan perjalanan itu selama 5 tahun, risikonya menurun, karena mereka sudah terbiasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti Brown juga menyebutkan setiap menit yang dihabiskan komuter berarti ada pengurangan waktu tidur setiap 0,22 menit. Ini berarti jika komuter menjalani perjalanan sejauh 90 menit, maka dia bakal kekurangan 20 menit waktunya untuk tidur.
Studi lain menyebutkan 40% komuter yang menjalani perjalanan selama 90 menit lebih gampang resah.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?